Menjadi Digital Literate: Membangun Personal Branding untuk Sukses di Era Digital

Kendel, Boyolali-Pandemi Covid-19 memang memberikan dampak luar biasa. Pola pendidikan mengalami perubahan dari yang tatap muka (langsung) menjadi sistem daring lambat laun memengaruhi kondisi psikologis peserta didik khususnya dalam hal pendidikan karakter yang biasa diterima di sekolah. Berlakunya kebijakan LFH (Learning From Home), menyebabkan anak mengalami kecenderungan menggunakan laptop dan handphone sebagai media pembelajaran. Literasi digital sangat penting bagi siswa Sekolah Menengah Pertama karena membantu mereka mempersiapkan diri untuk era digital yang semakin canggih. Di Sekolah Menengah Pertama, siswa dapat diajarkan literasi digital melalui berbagai aktivitas dan pengalaman praktis, seperti menggunakan komputer dan internet, menggunakan aplikasi meeting online atau website untuk menjalani pembelajaran secara online, membuat presentasi digital, dan menggunakan e-mail untuk mengirim tugas.

Dikarenakan masih kurangnya pengetahuan, pemahaman, dan perilaku mengenai literasi digital pada anak-anak Sekolah Menengah Pertama dengan alasan terbatasnya alat teknologi dan jaringan, maka mahasiswa KKN Tim 2 Undip 2023 Maria Angela Anand melalukan aksi nyata dengan upaya meningkatkan literasi siswa Sekolah Menengah Pertama dengan mengadakan lomba personal branding melalui storytelling. Para siswa Sekolah Menengah Pertama yang nantinya akan diberikan pemahaman lebih lanjut mengenai penerapan literasi digital sejak dini.

Pemberian materi persoalan branding kepada para siswa

“Saya harap kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para siswa tentang literasi digital,” ujar Angela mahasiswa KKN.

Foto bersama para siswa setelah kegiatan usai

Program ”Menjadi Digital Literate” ini merupakan sebuah upaya pemenuhan salah satu tujuan SDGs yaitu pada poin 4 yaitu “Menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata, juga mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua” dengan memberikan pembelajaran pendidikan karakter pada anak yang dikemas menarik dalam bentuk storytelling personal branding. Kegiatan digital literate menjadi kegiatan yang berkesinambungan dan saling keterkaitan dengan program kerja lain. Berlangsung pada tanggal 21 Juli 2023 di MTs Islamiyah Kendel dengan sasaran target siswa-siswi kelas VII. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemberian materi mengenai personal branding dilanjut kegiatan bagi para siswa yaitu menulis refleksi tentang diri. Peningkatan kepercayaan diri juga diusulkan dalam program ini yaitu dengan lomba storytelling dan bagi pemenang juga diberikan hadiah sehingga siswa-siswi berani untuk tampil di depan kelas dengan percaya diri. Kegiatan program kerja mengenai pemahaman serta edukasi literasi digital tersebut mendapatkan tanggapan yang positif dari Siswa, Guru, serta Kepala Sekolah MTs Islamiyah Kendel. Harapan dari diadakannya program kerja dari edukasi literasi digital pada siswa sekolah dasar adalah memberikan mereka keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup dan bekerja di era digital yang semakin canggih serta siswa akan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan TIK secara efektif dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Penulis : Maria Angela Anand Ayu A.S.A (Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat Fakultas Sekolah Vokasi/40020620650094)

DPL : Bagus Rahmanda, S.H., M.H.

#KKNUNDIP #TIM2KKNUNDIP #P2KKNUNDIP #UNDIP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *