KENDAL- Ecobrick adalah pengisian botol plastik dengan limbah non biological yang dimanfaatkan untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Kegiataan ecobrick yang dilakukan oleh mahasiswa kkn kelompok 135  dari UIN Walisongo Semarang, pada (selasa, 9 November 2021) diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pada masyarakat terhadap pentingnya kesadaran dalam peduli lingkuan di desa Kutoharjo Kaliwungu.

Dalam kegiataan ecobrick yang dilakukan mahasisawa kkn kelompok 135, anak-anak yang dari Desa Kutoharjo begitu antusias. Langkah utama pembuatan ecobrick yaitu dengan cara menggumpulkan botol bekas minuman yang akan diisi dengan sampah plastik yang sudah dipotong dengan ukuran kecil-kecil dengan tujuan supaya botol bekas itu lebh padat, yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Alhamdulillahirobbil alamin puji syukur yang tiada terhingga karena masyarakat di desa kutoharjo kaliwungu dengan senang hati menerima dan mendukung kegiatan pelatihan ecobrick yang diberikan oleh kelompok kkn 135” ujar Azizah, penanggung jawab agenda tersebut.

Dengan diadakannya ecobrick ini dapat meminimalisir jumlah sampah plastik di desa Kutoharjo Kaliwungu. Walaupun pembuatan ecobrick yang dilakakuan hanya satu hari tetapi dengan diadakannya ecobrick di desa Kutoharjo Kaliwungu dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat yang terutaman kepada anak-anak dalam pentingnya pengelolaan sampah dan bahaya sampah terhadap lingkungan.

 

Baca Juga  Capaian Terbesar Program SANCIL di Sekolah Alam Planet NUFO

Pemuda, Nasionalisme dan Semangat Kepahlawanan

Previous article

Dampak Pandemi terhadap Sektor Ekonomi

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in News