Keunikan Jantung dan Kesehatan Mental

Manusia diciptakan dengan bentuk yang paling baik di antara makhluk yang lain. Manusia dianugerahi organ-organ tubuh yang terbaik. Organ tubuh tersebut kemudian menjadi tanda bahwa manusia itu hidup. Organ itu adalah jantung yang sangat penting bagi tubuh manusia.

Jantung merupakan organ dalam tubuh manusia yang secara tidak sadar melakukan pekerjaan terhebat. Jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Detak demi detak menjadi sangat berarti dalam hidup manusia.

Demi terus melangsungkan hidup, jantung manusia terus bekerja. Jika telah berhenti, maka manusia itu mati. Oleh karena itu, menjaga kesehatan jantung merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Sebab, penyakit yang paling banyak memicu datangnya kematian adalah penyakit jantung atau serangan jantung.

Dalam diri manusia ada sisi lahir dan batin. Hal itu memungkinkan adanya hubungan antara jantung dan psikologi. Sebab, dalam hadis Nabi Muhammad SAW terdapat sebuah pengingat bagi manusia,

Bacaan Lainnya

“Ingatlah bahwa dalam jasad manusia ada segumpal daging. Jika gumpalan daging ini baik, maka seluruh tubuh akan baik, tetapi bila gumpalan daging ini rusak, maka seluruh tubuh akan rusak. Ingatlah ia (gumpalan daging) itu qalb atau jantung.”

Tentang Penyakit Jantung

Penyakit jantung bisa terjadi kapan saja. Baik di usia muda maupun lanjut usia. Faktor yang menjadi sebab munculnya penyakit jantung ada dua macam. Pertama, faktor yang tidak bisa dihindarkan. Ada usia, gen, keturunan, dan sebagai. Kedua, faktor yang sebenarnya bisa dihindari. Ada kebiasaan merokok, kondisi hipertensi atau diabetes, kadar kolesterol, dan sebagainya. Bahkan ada faktor yang mungkin tidak disangka bisa menjadi sebab munculnya penyakit jantung. Misalkan terlalu sering lembur, kesepian, dan suara bising.

Penyakit jantung ini bisa diminimalisir atau dihindari dengan banyak hal. Bisa dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik bagi kesehatan tubuh. Misalkan dengan rutin berolahraga dan menjaga pola makan sehat. Menjadi keniscayaan bahwa di zaman sekarang ini tak mudah dan tak sulit juga untuk menjaga pola makan yang sehat. Karena semakin maraknya makanan cepat saji (fast food) yang tersedia di rumah makan atau restauran.

Keunikan Jantung

Semakin zaman ini berkembang, semakin berkembang pula teknologi dan beragam hal pula diketahui secara lebih detail. Sudah banyak penelitian yang dilakukan berkaitan dengan jantung. Jantung tidak hanya berfungsi sebagai alat pompa, sebagaimana disebutkan dalam buku-buku biologi, psikologi, dan fisiologi. Juga, disebutkan dalam kitab suci. Jantung bisa berkomunikasi dan berpikir.

Pada tahun 1991, Dr. J. Andrew Armour menulis sebuah buku yang menyampaikan tentang konsep otak jantung, yaitu buku Neurocatdiologi. Menurutnya, bahwa tiap detak jantung mengirim sinyal yang kompleks ke otak dan organ-organ lain. Sinyal-sinyal jantung ini mampu untuk mencapai pusat otak yang lebih tinggi, yang secara otomatis mempengaruhi cara manusia berargumen dan memilih, mengendalikan emosi dan persepsi. Jadi jantung tidak hanya memililki bahasa sendiri, tetapi bahkan pemikiran sendiri.

Kesehatan mental dan penyakit jantung memiliki keterkaitan yang erat. Bagaikan dua sisi dari sekeping mata uang. Kondisi mental dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Sebagai hubungan dua arah, kesehatan mental ternyata juga merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Selain itu, gangguan mental juga bisa memperlambat proses penyembuhan seseorang yang mengalami penyakit jantung. Sebuah survei yang dilakukan oleh British Heart Foundation menyebutkan, sekitar 68% orang dengan riwayat penyakit jantung, merasa kondisi yang mereka alami memengaruhi kondisi mental, emosional, dan psikologis.

Maka menjadi benar apa yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa segumpal daging (jantung) sangat berpengaruh pada hidup manusia. Oleh karena itu, menjaga kesehatan jantung secara lahir merupakan hal yang penting terlebih secara batin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *