Pekalongan, 19 April 2025 — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekalongan mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, ketua umum terpilihnya adalah seorang santri sekaligus penghafal Al-Qur’an, M. Ilyas Djazuli. Ilyas terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) 2025 setelah dua kandidat lainnya menyatakan dukungan kepada dirinya di tengah forum yang berlangsung dinamis.
Dalam sambutan pascapemilihan, Ilyas mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya oleh seluruh kader HMI Cabang Pekalongan.
“Saya sangat berterima kasih atas doa dan dukungan dari rekan-rekan kader HMI. Ini merupakan mandat yang berat, tetapi saya yakin, bersama kita bisa membawa HMI Cabang Pekalongan menjadi lebih berdampak dan relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.
Mengusung visi #KitaHMI, Ilyas berkomitmen membangun kesadaran kolektif bahwa seluruh anggota HMI adalah kader yang harus aktif memberikan solusi atas persoalan umat dan bangsa.
“Kami ingin HMI tidak hanya menjadi organisasi mahasiswa biasa, tetapi menjadi kekuatan intelektual dan spiritual yang membawa perubahan progresif, terutama di wilayah Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Pemalang,” ujarnya.
Kader-kader HMI yang mengikuti proses pemilihan memberikan apresiasi tersendiri terhadap latar belakang Ilyas. Selain aktif dalam proses perkaderan dan intelektual, Ilyas juga dikenal sebagai santri dan hafizh Al-Qur’an. Nilai lebih inilah yang disebut oleh sejumlah peserta forum sebagai pembeda utama Ilyas dengan kandidat lainnya.
Perjalanan hafalan Al-Qur’an Ilyas dimulai saat bergabung dalam program tahfidz di Monash Institute Semarang, yang kemudian ia dibawa oleh Abah Nasih bersama peserta Program Tahfidh ke pesantren di Pesantren al-Falah Mlagen, yang diasuh oleh mantan Ketua Umum HMI Walisongo.
“Insyaallah kami akan menjalankan program-program kaderisasi yang tidak hanya memperkuat aspek akademis, tapi juga karakter dan integritas kader,” tambah Ilyas.
Terpilihnya Ilyas secara aklamasi menandai konsensus kuat dan semangat persatuan di tubuh HMI Cabang Pekalongan. Ia diharapkan dapat membawa HMI menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas dan komitmen sosial.







