Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Semarang bersama-sama membina program pemberdayaan ekonomi produktif. Salah satu kinerjanya dengan merenovasi warung kuliner Serabi Ngampin yang berada di Kelurahan Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Acara peresmian yang diselenggarakan pada hari Rabu, 30 Desember ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh Baznas Jateng, IPHI Jateng, dan diresmikan langsung oleh Bupati kabupaten Semarang, Mundjirin.
Dalam sambutannya, Wakil ketua bidang perekonomian, Ferry Firmawan menjelaskan pentingnya gerakan ekonomi kepada masyarakat yang menjadi mustahiq zakat.
“Kami mengapresiasi kinerja BAZNAS Kabupaten Semarang, dan IPHI Kabupaten Semarang dalam membina UMKM lokal yang bisa dijadikan destinasi wisata sekaligus program pemberdayaan ekonomi” Tutur Wakil Ketua Bidang Perekonomian IPHI Jateng.
Ferry juga menjelaskan siap membantu program-program yang berhubungan dengan pemberdayaan ekonomi produktif. Sebab ini menjadi tugas bersama untuk mewujudkan keadilan ekonomi umat.
“Tentunya kami siap membantu dalam menjalankan program ini, apalagi IPHI juga mempunyai program-program kerja yang linier untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan. Dengan harapan penerima zakat tahun ini, tahun yang akan datang tidak lagi menerima zakat sebab sudah mapan.” Jelas Ferry yang juga menjabat sebagai wakil bidang pengembangan profesi ICMI Jateng.
Bupati Kabupaten Semarang dalam sambutannya, serabi ini perlu dilesatarikan. Sebab sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari makanan khas Ngampin.
“Dulu serabi disini tidak sampai 78 lapak seperti sekarang, saat itu hanya ada beberapa saja yang melayani warga sekitar yang mengunjungi pemandian di ngampin saat bulan ramadhan, lambat laun menjadi banyak dan sekarang sampai 78 lapak” tutur Mundjirin.
Daroji juga mengusulkan bahwa serabi ini juga harus digencarkan pasar melalui online, supaya orang-orang yang berada di provinsi Jawa Tengah dan yang lainnya bisa menikmati makanan serabi ini.
“Kedepannya orang-orang Jakarta harus bisa menikmati serabi ngampin, jadi pemasarannya bisa melalui online apalagi kecepatan pengiriman Semarang Jakarta hanya enam jam jika menggunakan tol” Usul ketua BAZNAS Provinsi Jateng tersebut.
Harapannya, IPHI Jateng bersama lembaga yang lain kedepannya bisa membuat kegiatan produktif lain yang mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Seperti halnya yang dikatakan ketua IPHI Kabupaten Semarang, yang juga menjabat sebagai ketua Baznas Kabupaten Semarang Munashir, bahwa untuk tahun yang akan datang ditiap kecamatan akan dibuat warung haji dan lapak kuliner.
“Untuk tahun tahun yang akan datang, ditiap kecamatan akan kita adakan warung haji dan lapak kuliner yang bina langsung oleh Baznas dan IPHI.” Jelas Munasih dalam menutup sambutannya.







