Baladena.id – Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari kesesuaian antara pekerjaan, peralatan, dan lingkungan kerja dengan kemampuan serta keterbatasan manusia. Penerapan ergonomi di tempat kerja bertujuan untuk menciptakan kondisi kerja yang aman, nyaman, dan efisien, serta mencegah terjadinya gangguan muskuloskeletal akibat kerja. Gangguan muskuloskeletal sering terjadi pada pekerja yang melakukan aktivitas berulang, postur kerja yang tidak ergonomis, atau beban kerja yang berlebihan.
Masalah ergonomi sering ditemukan di berbagai sektor kerja, baik di perkantoran, industri manufaktur, maupun sektor jasa. Contohnya adalah posisi duduk yang salah saat bekerja di depan komputer, pengangkatan beban secara manual dengan teknik yang tidak tepat, serta penggunaan peralatan kerja yang tidak sesuai dengan antropometri pekerja. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keluhan seperti nyeri punggung, nyeri leher, sakit bahu, dan kesemutan pada tangan.
Penerapan prinsip ergonomi dapat dilakukan melalui beberapa langkah, antara lain perancangan tempat kerja yang sesuai dengan ukuran tubuh pekerja, pengaturan posisi kerja yang benar, serta penggunaan alat bantu kerja yang ergonomis. Selain itu, perusahaan juga perlu memberikan waktu istirahat yang cukup dan melakukan rotasi kerja untuk mengurangi beban statis dan gerakan berulang.
Edukasi dan pelatihan ergonomi bagi pekerja sangat penting agar mereka memahami cara bekerja yang benar dan aman. Pekerja yang memiliki pengetahuan ergonomi akan lebih sadar dalam menjaga postur tubuh dan menggunakan peralatan kerja dengan tepat. Hal ini dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan kerja.
Dengan penerapan ergonomi yang baik, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus melindungi kesehatan pekerja. Lingkungan kerja yang ergonomis akan menciptakan kondisi kerja yang lebih manusiawi, mengurangi keluhan kesehatan, dan mendukung keberlanjutan tenaga kerja dalam jangka panjang.
Oleh: Muhammad Helmi Salim







