Suatu hari di Negeri Wakanda. Ada pertemuan antara Menteri Kesehatan Menkes dan Presiden Wakanda.

“Pak, agar kita dapat untung lebih banyak kita harus naikkan harga obat Campak,” kata Pak Menkes.

“Mau dinaikan berapa?”

“Kita naikkan jadi 450 sampai 550 ribu saja, Pak. Ini sudah standar tinggi. Bagaimana? Kita akan cepat kaya, Pak. Bapak bisa nyalon lagi sampai tiga kali.”

“Wah iya juga ya. Saya bisa ke salon seminggu 3 kali kalau begitu,” kata Presiden mengiyakan.

Kemudian mereka berpikir bagaimana caranya agar rakyat wakanda tidak protes. Sebab, jangankan uang untuk tes campak, gaji kerja selama seminggu saja tidak sampai 300 ribu. Bisa tes, tapi tak makan seminggu. Tapi masa bodo. Bukan urusan saya kata Presiden.

Esok harinya Pak Menkes menaikan harga obat Campak jadi 900 ribu sampai satu juta. Benar saja, rakyat demo besar besaran di depan Istana. Mereka yang tak mampu merasa dicekik oleh obat campak yang sangat mahal. Barulah, Presiden memainkan perannya.

“Tenang saudara saudara,” kata Presiden sambil naik ke podium.

“Memang benar, semua butuh obat campak agar mengobati sakitnya dicampakan. Menurut saya harga ini juga sudah keterlaluan. Kalau bisa Pak Menkes, tolong turunkan saja harganya di angka 450 ribu sampai 550 ribu,” kata presiden dalam pidatonya sambil membaca teks yang ditulis Pak Menkes tadi malam.

Rakyat bersorak. Semua girang. Akhirnya obat Campak turun setengahnya. Jasa Presiden Wakanda tidak akan pernah terlupakan. Memang hebat.

Baca Juga  Pengemudi Fortuner Tabrak Wanita di Duren Sawit Acungkan Pistol: Bukan Salah Gua!

“Terima kasih pak Presiden. Anda menyelamatkan kami semua. Akhirnya kami bisa mengobati sakitnya dicampakan.”

Rakyat bubar, sudah. Selesai. Bijaksananya Presiden Wakanda memang terbaik.

Alweebee
"Aku telah jatuh cinta dengan deretan kota yang sering ku datangi dan pada orang yang sering ku temui"

    Menerapkan Nilai-Nilai Qur’an Sejak Dini

    Previous article

    Megawati Nangis Jokowi Disebut Kodok: Pengecut, Tak Punya Moral

    Next article

    You may also like

    Comments

    Ruang Diskusi

    More in News