Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 79 UIN Walisongo melaksanakan program pengecatan jalan pada 16 Agustus. Kegiatan ini dilakukan di jalan UIN Walisongo lebih tepatnya jalan di depan posko.
Menariknya, penamaan jalan UIN Walisongo sendiri dikerjakan mahasiswa KKN Posko 79 sebagai bentuk identitas sekaligus penanda lokasi kegiatan pengabdian.
Program ini difokuskan pada pengembalian garis jalan yang mulai pudar serta penegasan batas antara jalan dengan trotoar.
Pengecatan kembali dilakukan agar jalur yang dilalui lebih tertata, jelas, serta memberikan kesan segar bagi lingkungan sekitar.
Ketua KKN Posko 79, Gunabila Bin’arya Dwitatama, menegaskan bahwa program ini lahir dari keinginan mahasiswa untuk menghadirkan manfaat nyata di sekitar lokasi KKN.
Ia menjelaskan bahwa pengecatan jalan dilakukan bukan sekadar untuk memperindah tampilan, tetapi juga memiliki tujuan fungsional.
“Fokus dari pengecatan jalan ini adalah untuk mengembalikan garis jalan dan menegaskan garis jalan untuk mengetahui garis batas antara jalan dan trotoar selain itu juga agar jalan menjadi fresh” ujarnya.
Kegiatan pengecatan ini melibatkan seluruh anggota tim KKN Posko 79. Sejak pagi, mahasiswa sudah menyiapkan perlengkapan mulai dari cat, kuas, ember yang kemudian membagi tugas secara merata agar proses pengecatan berjalan efektif.
Ada yang bertugas membersihkan permukaan jalan sebelum dicat, ada yang menyiapkan campuran cat, dan ada pula yang langsung menggoreskan cat ke garis jalan dan trotoar.
Tidak hanya berlangsung pada pagi hari, kegiatan juga berlanjut hingga malam. Pada sesi malam, mahasiswa KKN Posko 79 menambahkan penulisan nama “Jl. UIN Walisongo” di tengah jalan.
Kebersamaan serta kerja sama tim menjadi kunci sukses kegiatan ini sehingga proses pengecatan dapat terselesaikan dengan rapi.
Selain berfungsi untuk memperjelas batas jalan dan trotoar, kegiatan ini juga memiliki nilai estetika. Jalan yang sebelumnya tampak kusam kini terlihat lebih fresh, bersih, dan tertata.
Kondisi tersebut diharapkan dapat memberi suasana baru bagi masyarakat yang melintas, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.
Para mahasiswa KKN menilai bahwa perubahan kecil semacam ini memiliki dampak besar karena mampu meningkatkan kenyamanan visual dan rasa aman di jalan raya.







