Klaten– Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2023 telah melaksanakan program kerja “Yuk Pilah Sampah” untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat khusunya kalangan anak-anak di SDN 1 Tulas.
“Sampah merupakan permasalahan serius karena jumlahnya yang kian hari kian meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Tiap-tiap rumah memiliki peran penting terhadap penanganan dan pengelolaan sampah melalui pemilahan yang tepat,” tutur Shabrina mahasiswa KKN.
Pemilahan sampah adalah kegiatan mengelompokkan dan memisahkan sampah sesuai dengan jenis, jumlah dan/atau sifat sampah. Pemilahan sampah merupakan kegiatan yang penting dalam penanganan dan pengelolaan sampah langsung disumbernya karena akan memudahkan dalam proses manajemen persampahan. Kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah terutama kegiatan pilah sampah dari rumah akan semakin memperburuk keadaan dan akan memperbesar jumlah sampah yang dihasilkan.

Di Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten terdapat salah satu permasalahan yaitu kurangnya kesadaran, pemahaman, dan pengetahuan anak-anak mengenai pentingnya pemilahan sampah. Oleh karena itu, Shabrina Putri Imani, Mahasiswi S-1 Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro menyelenggarakan program kerja “Edukasi Pilah Sampah sebagai Upaya Peningkatan Sadar Lingkungan Sedari Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Juli 2023 di SDN 1 Tulas sebagai langkah pencerdasan dengan melibatkan masyarakat terutama kalangan anak-anak di SDN Tulas untuk menjadi agen perubahan dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pemilahan sampah kepada murid Kelas IV SDN 1 Tulas serta dilanjutkan dengan kuis dan praktik pilah sampah.
Dalam sosialisasi ini, Mahasiswi KKN TIM II UNDIP 2023 memberikan edukasi melalui pemaparan materi yang mencakup pengenalan sampah beserta dampaknya, jenis-jenis sampah, manfaat, dan cara pilah sampah dari rumah disertai dengan pemutaran video edukasi, pemasangan poster di mading sekolah, dan juga pembagian brosur terkait pemilahan sampah sebagai pengingat dan media edukasi bagi anak-anak Sekolah Dasar.
Adapun kegiatan lain yaitu pemberian tong sampah terpilah “organik dan anorganik” ke SDN 1 Tulas yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sebagai media pembelajaran terkait pemilahan sampah. Antusiasme kelompok sasaran kegiatan cukup tinggi dapat dilihat dari keaktifan peserta dalam menjawab kuis dan juga kegiatan praktik pilah sampah.
Melalui upaya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran, pemahaman, dan pengetahuan anak-anak SDN Tulas terkait pentingnya pemilahan sampah semakin meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan yang lebih baik.

Penulis: Shabrina Putri Imani Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik
DPL: Prof. Dr. Ir. Florentina Kusmiyati, M.Sc.







