Pudarnya Kecantikan Cleopatra

Seorang perempuan memiliki standar kecantikan yang berbeda-beda, tergantung siapa dan di mana perempuan itu berada. Perempuan yang dicap cantik, mempunyai kriteria-kriteria umum yang harus dipenuhi, misal berkulit putih, bertubuh langsing, berambut hitam lurus, berhidung mancung dan berbibir lingkuk tipis. Namun, dalam realita tidak semua perempuan memiliki kriteria ideal yang demikian. Karena itu, mereka berlomba-lomba membenahi diri, merawat, bahkan rela melakukan operasi plastik pada bagian tubuh tertentu yang menurut mereka tidak sesuai dengan harapan, sebagaimana masyarakat mendefinisikan cantik pada umumnya.

Dengan adanya globalisasi yang semakin berkembang, makna kecantikan menjadi simbol dan ciri khas pada daerah bahkan negara. Masyarakat telah menimbang-nimbang makna kecantikan sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah diterapkan, hal itu membuat seluruh perempuan yang menetap di sana menjadi lebih memuji kecantikan seseorang ketimbang diri sendiri atau disebut overthinking. Ditambah iklan produk yang bermodel perempuan jelita, menjadikan iri hati pada perempuan yang kurang spesifik menurut dirinya.

Islam mendefinisikan makna cantik ialah perempuan yang dapat menjaga kesucian dan dirinya maksudnya menutup aurat menjaga pandangan dan selalu membenahi diri dan mengabdikan diri semata-mata hanya kepada-Nya. Itulah pandangan islam mengenai cantiknya seorang perempuan. Islam tak memandang ras dan keturunan, dan darimana ia lahir dan dibesarkan, tapi mengenai siapakah yang mampu menjaga dirinya dari perbuatan zina dan menjaga aset seorang perempuan. Maksudnya kehormatan dan rasa malu, itulah perempuan cantik dalam islam.

Mengenai makna cantik dalam Islam, apakah perempuan tak berhijab patut disebut dengan perempuan cantik? Walaupun berstatus model sekalipun. Berwajah cerah, berhidung runcing dan bertubuh spesifik, apakah itu cantik? Wajar bagi non muslim mengatakan dia perempuan yang cantik, tapi tidak dengan seorang muslim yang beriman teguh, tak layak baginya mengatakan bahwa dia cantik. Perempuan cantik akan menutupi pesona yang ia miliki, seperti yang telah dijelaskan di awal.

Kecantikan dapat membawa hal negatif dalam kehidupan. Banyak orang yang dibutakan karena kecantikan. Begitupun dengan cinta, orang bisa saja jatuh cinta kepada perempuan yang cantik sesuai kriteria dengan sekejap, ia tak akan menghiraukan sebab dan akibat yang akan diterima di kemudian hari. Seorang yang buta akan kecantikan cinta tak akan bahagia dan suka. Karena, perempuan yang cantik akan berpikir bahwa, semua yang didapatkan dari kecantikanya harus dibayar setara dengan usaha yang telah diperbuat. Seperti mahalnya kosmetik, operasi plastic dan mahalnya merawat diri.

Ada satu kisah yang dikutip dari seorang ratu mesir yang bijaksana, ia terkenal dengan otak cerdas dan jeniusnya. Banyak pangeran dan laki-laki bijaksana mendambakan ia menjadi permaisuri di hati dan bangsanya. Kriteria seperti sang ratu tidak akan laku pada model kosmetik dan hijab syari, karena body yang ia miliki.

Sang ratu memiliki mata bening seperti perempuan mesir lainya, tapi kejeniusanya memimpin negara tak bisa disamakan dengan gadis negara manapun, itulah makna sejati seorang perempuan yang cantik. Tentang kepintaran mengurus bangsa, rakyat, kekasih dan juga buah hati.

Sayangnya, kecantikan ratu Cleopatra telah pudar beriringan dengan zaman globalisasi yang semakin maju, banyak orang tak menghiraukan dan memahami makna cantik yang sejati, sudah tak seperti zaman cleopatra yang berabad-abad lamanya. Tanpa memandang fisik, bentuk dan keelokan, hanya terkesima dengan kepintaran memimpin yang dimiliki.

Banyak poster yang terpasang dengan model ideal nan sedap dipandang, alat kecantikan dan aksesoris lainya selalu berganti sedemikian rupa. Tanpa memperdulikan keadaan perempuan-perempuan di belakang panggung, yang telah merenggut berapa nyawa untuk membentuk diri yang sempurna.

Andai semua orang tau bahwa cantik tak harus bak model ternama, cantik tak harus dipandang dari luar dan tampang, tapi dirasa dari hati yang murni sebagai makhluk ciptaan-Nya. Mungkin akan tentram dan damai hidup di masa kini tanpa adanya iri dan dengki satu sama lain.

Perempuan tak perlu merasa bahwa dirinya tak cantik, karena diri perempuan memiliki tampang cantik apabila mempunyai akhlak yang cantik pula. Perempuan-perempuan tanah mesir memang terkenal cantik dengan mata beningnya yang mempesona, tapi belum tentu para perempuan itu memiliki nurani yang murni nan suci, jadi tak perlu memiliki kamus mengenai penampilan yang tidak cantik, hapus saja dan biarkan perasaan itu sirna diterpa keadaan yang nyata, dengan mensyukuri apa yang telah Tuhan beri.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *