Universitas Semarang memberikan pendidikan anti korupsi kepada siswa SMK Cut Nyak Dien Semarang. Pendidikan anti korupsi ini didampingi oleh Supriyadi,S.H.,M.Kn. dan Efi Yulistyowati, SH. MHum.

Korupsi merupakan salah satu isu yang paling krusial untuk dipecahkan oleh bangsa dan pemerintah Indonesia pada saat ini. Keterlibatan pendidikan formal, seperti civitas akademika/OSIS dalam upaya pencegahan korupsi memiliki kedudukan yang sangat strategis.

Sejalan dengan pandangan progresivisme, sekolah adalah agen perubahan sosial yang bertugas mengenalkan nilai-nilai baru kepada peserta didik dalam banyak hal, termasuk masalah korupsi.

“Melalui pendidikan antikorupsi yang terarah dan efektif, terbuka kemungkinan internalisasi nilai-nilai. Peran guru, orang tua, dan orang-orang di sekitar menjadi kunci,” ucap Supriyadi.

SMK Cut Nya Dien Semarang merupakan lembaga pendidikan kejuruan menengah di bawah Yayasan Pendidikan Islam Al Mukarromah. Yayasan Al Mukarromah sejak tahun pendiriannya sampai sekarang telah mengelola sekolah dari tingkat kanak-kanak sampai sekolah menengah umum dan kejuruan. Setiap jajaran sekolah yang dinaunginya secara umum memiliki kekhasan watak dan warna islam.

Hal ini sangat berkompeten apabila dilakukan penyuluhan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dari akademisi Universitas Semarang. Kegiatandilakukan dengan membagikan quisioner untuk mengetahui sejauh mana pemahaman audien sebelum penyuluhan dengan sesudah penyuluhan.

“Dalam kegiatan ini, siswa SMK Cut Nyak dien Semarang memperoleh informasi dan pemahaman mengenai penyelenggaraan perlindungan anak,” tutur Efi.

Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa, sebelum pelaksanaan kegiatan, siswa SMK Cut Nyak dien Semarang belum memahami dan mengerti, dan setelah dilakukan penyuluhan siswa SMK Cut Nyak dien Semarang bertambah wawasan mengenai penyelenggaraan perlindungan anak, hal ini ditunjukkan dengan terjadi peningkatan rata-rata pemahaman secara umum dari 40 peserta sebesar 53.07 %.

Pandemi Covid-19 dan Meningkatnya Angka Perceraian dan Pernikahan Dini

Previous article

Tangisan Bumi Pertiwi

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in News