Tingkatkan Semangat Belajar, Mahasiswa Posko 20 KKN Reguler 79 Adakan Kegiatan Pendampingan Belajar Intensif

Pendampingan belajar merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap pendidikan. Pendampingan belajar ini ditujukan untuk anak-anak disekitar posko KKN UIN Walisongo, tepatnya di Jl. Rejosari I, RT. 04/ RW. 04, kelurahan Genuksari, kecamatan Genuk, Semarang. Kegiatan belajar ini diikuti oleh beberapa siswa maupun siswi dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP. Kegiatan ini berlangsung secara rutin mulai tanggal 23 September 2022. Pendampingan belajar ini dilakukan dengan tujuan untuk mengisi waktu luang anak-anak di kelurahan Genuksari pada malam hari. Kegiatan ini juga memiliki tujuan lain yaitu untuk mencegah anak-anak agar tidak bermain dengan handphone, menonton TV atau kegiatan lain yang kurang bermanfaat di waktu luang mereka.

Pendampingan belajar dilakukan dengan cara yang bervariasi untuk meningkatkan prestasi atau hasil belajar yang lebih baik. Beberapa metode pengajaran digunakan untuk mempermudah belajar siswa agar siswa tidak bosan. Siswa dapat memperoleh beberapa keuntungan melalui pendampingan belajar, seperti meningkatkan prestasi siswa, meningkatkan pemahaman terkait materi yang kompleks, dan meningkatkan keterampilan sosial. Selain itu, siswa memperoleh pengalaman baru melalui tutored learning karena mereka dapat bertukar pikiran serta berbagi pengalaman dengan tutor dan siswa lainnya.

Kegiatan belajar malam ini diikuti oleh kurang lebih dua puluh siswa-siswi dan dilaksanakan setiap hari minggu, senin, dan rabu  malam pada pukul 19.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB di posko 20 KKN Reguler 79 UIN Walisongo Kelurahan Genuksari RT. 04/ RW. 04. Kegiatan pendampingan belajar ini diawali dengan berdoa bersama-sama terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan belajar berupa pendampingan dalam mengerjakan pekerjaan rumah maupun pendampingan dalam memahami materi yang belum dipahami oleh siswa-siswi. Materi yang diajarkan pada siswa-siswi juga disesuaikan dengan materi yang diberikan oleh guru di sekolah. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada siswa sangat bervariasi dan dapat berupa kuis dan hal menarik lainnya.  Kemudian di akhir kegiatan pendampingan belajar tidak lupa di akhiri dengan doa bersama.

Bapak Suparjo selaku ketua RT setempat sangat mendukung kegiatan pendampingan belajar ini. Beliau mengatakan bahwa kegiatan pendampingan belajar merupakan salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya bagi siswa-siswi yang bertempat tinggal di kelurahan Genuksari. Kegiatan pendampingan belajar ini dirasa sangat efektif diadakan, mengingat sebagian besar latar belakang orang tua siswa-siswi adalah pekerja. Manfaat pendampingan belajar ini juga dirasakan oleh salah satu orang tua siswa, salah satunya yaitu ibu Eni. Beliau merasa sangat senang dengan adanya program ini, dengan adanya pendampingan belajar putranya yang masih duduk di jenjang SD mulai menunjukkan peningkatan minat dalam belajar.

Bacaan Lainnya

Sinta sebagai salah satu siswi yang mengikuti kegiatan belajar malam mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang diadakan oleh tim KKN memberikan banyak manfaat baginya. Manfaat yang ia peroleh diantaranya yaitu ia dapat menyelesaikan beberapa tugas yang ia anggap sulit, kemudian ia dapat memahami materi dengan baik yang sebelumnya belum ia mengerti. Dengan adanya program pendampingan belajar ini ia merasa sangat senang dan selalu menantikan program ini.

Dengan demikian, bukan berarti program pendampingan belajar tidak memiliki kendala. Kendala yang ditemukan saat melakukan pendampingan belajar salah satunya yaitu terdapat pada waktu. Waktu yang digunakan untuk melakukan pendampingan belajar dirasa sangat singkat. Hal ini juga didukung dengan peserta didik yang sangat antusias dalam mengikuti program bimbingan belajar. Pendampingan belajar dengan. durasi kurang lebih satu setengah jam membuat siswa-siswi kurang puas dalam belajar. Hal ini disebabkan karena  beberapa faktor yaitu dengan durasi yang sangat singkat terkadang siswa tidak dapat menyelesaikan pekerjaan rumahnya secara tuntas. Hal tersebut dipicu karena tingkat pemahaman siswa/ siswi dalam memahami sesuatu tidaklah sama. Ada beberapa siswa yang sangat mudah dalam memahami suatu materi, namun beberapa siswa lainnya merasa kesulitan dalam memahami materi tersebut.

Melalui program kerja pendampingan belajar ini, diharapkan para siswa termotivasi untuk terus semangat belajar dan berhasil mengapai cita-citanya di masa depan. Dan kami juga berharap agar pendampingan belajar ini dapat di teruskan atau di gerakkan kembali oleh warga sekitar sehingga anak-anak masih bisa mempunyai semangat belajar walaupun mahasiswa KKN telah selesai bertugas.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *