Baladena.id, SEMARANG – Fakultas Hukum Universitas Semarang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Tepatnya Rukun Warga (RW) 16 Perumahan Bukit Mandiri Beringin, Senin (19/06).
Pengabdian kepada Masyarakat tahun ini dilaksanakan bersama Tim PkM, yaitu Ketua Mukharom, SHI.,MH., Anggota A. Heru Nuswanto, SH.,MH dan Dhin Indah Astanti, SH.,MH. Agenda ini bertujuan memberikan edukasi hokum tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
KDRT merupakan kekerasan yang terjadi di ranah personal. Tindakan itu seperti pemukulan, penganiyaan, hingga caci maki, yang dilakukan suami kepada istri, atau sebaliknya.
Salah satu bentuk edukasi yang disampaikan Tim PkM ini adalah informasi adanya jaminan negara dalam mencegah KDRT dan melindungi korban KDRT.
“Dalam Pasal 5 Undang-Undang KDRT disebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap orang dalam lingkup rumah tangganya dengan cara atau bentuk kekerasan,” ucap Ketua Tim Pkm Mukharom, S.HI., MH.
Umumnya masalah kekerasan dalam rumah tangga sangat erat kaitannya dengan ketiadaan akses perempuan kepada sumber daya ekonomi (financial modal dan benda-benda tidak bergerak seperti tanah, dan sumber-sumber kesejahteraan lain), usia, pendidikan, agama dan suku bangsa.
“Dampak kekerasan yang dialami oleh istri dapat menimbulkan akibat secara kejiwaan seperti kecemasan, murung, setres, minder, kehilangan percaya kepada suami, menyalahkan diri sendiri,” tutur Heru Nuswanto selaku anggota Tim PkM.
Peserta Pengabdian kepada Masyarakat ini dihadiri oleh ibu ibu PKK RW 16. Konsistensi Fakultas Hukum USM dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat diharapkan dapat menstimulus masyarakat agar lebih peka terhadap norma norma yang berlaku, salah satunya perbuatan KDRT yang tidak baik.
“Harapan ini akan menjadi nyata jika semua elemen mendukung dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, sehingga generasi kita menjadi generasi yang peduli, ramah dan memiliki rasa kasih saying,” kata Dhin Indah Astanti.







