Habib Rizieq Shihab

Terdakwa kasus dugaan kasus pemalsuan tes swab virus corona RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab sempat menginterupsi jaksa penuntut umum saat bertanya kepada para saksi-saksi ruang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Cakung, Jakarta, Rabu (21/4).

Habib Rizieq tak terima terkait pertanyaan jaksa kepada saksi yang tak sesuai dengan fakta pada barang bukti video yang ditampilkan di ruang persidangan.

Hal itu bermula ketika jaksa menunjukkan barang bukti berupa sebuah video yang menampilkan Habib Rizieq sedang makan bersama keluarga di kamar president suite RS Ummi Bogor.

“Apakah benar video ini diambil di RS Ummi?” tanya jaksa kepada dokter RS Ummi, Nerina Mayakartifa yang dihadirkan sebagai saksi.

“Benar, video itu di RS Ummi ruang nomor 502,” kata Nerina.

Setelah itu, jaksa lantas bertanya kepada Nerina dan dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Nuri Indah Indrasari yang turut dihadirkan sebagai saksi terkait aturan yang memperbolehkan pasien reaktif covid-19 melakukan makan bersama. Saksi Nerina menjawab bahwa pasien tak boleh makan bersama.

“Tidak,” kata Nerina.

Sementara itu, Nuri tak menjawab secara lugas pertanyaan tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa pada November 2020 lalu belum ada aturan dari pemerintah untuk pasien yang usai dilakukan tes swab rapid antigen.

“Jadi rapid antigen November itu belum ada aturan pemerintah rapid antigen harus seperti apa. Rapid antigen baru keluar Maret 2021,” kata Nuri.

Tak puas mendengar hal itu, jaksa kembali bertanya kepada Nuri dengan pertanyaan serupa. Namun pertanyaan kali ini jaksa menambahkan diksi keluyuruan ketika bertanya kepada Nuri.

Baca Juga  Rayakan Harlah, PKPT IPNU-IPPNU dan LESBUMI NU Gelar Ngaji Budaya

“Yang saya tanyakan, orang dinyatakan reaktif antigen enggak boleh bebas makan bersama, keluyuran atau harus isolasi?” tanya jaksa.

“Yang saya tanyakan pada masa itu apa boleh di luar atau gimana?” tanya jaksa lagi.

Mendengar jawaban tersebut, salah satu pengacara Habib Rizieq menginterupsi pertanyaan jaksa. Ia mengatakan tak ada tindakan keluar ruangan yang dilakukan oleh Habib Rizieq dalam video bukti tersebut.

“Keberatan majelis, tidak ada yang keluar di situ

tadi,” ucap salah satu pengacara Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga langsung menimpali ucapan pengacaranya tersebut sambil angkat tangan meminta izin kepada majelis hakim. Ia menegaskan bahwa tayangan dalam video tersebut hanya berisikan urusan makan bersama bukan keluyuran.

“Interupsi majelis, yang ditayangkan tadi urusan makan. Ini nanyanya kok keluyuran. Jadi menyimpang dari film yang ditayangkan. Ini bahasa keluyuran [jaksa] berbahaya sekali,” kata Habib Rizieq.

Setelah itu, majelis hakim Khadwanto menengahinya. Khadwanto meminta agar jaksa meluruskan pertanyaannya kepada saksi.

“Coba diluruskan,” pinta hakim.

Setelah itu, jaksa lantas meluruskan pertanyaannya kepada saksi.

“Oke baik. Intinya boleh enggak makan bersama?” tanya jaksa.

“Tidak tahu. Tak menjawab,” kata saksi Nuri, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia (22/4).

Pandemi Covid-19 dan Peran Media

Previous article

Terungkap! Tokoh PK* Urutan Ke-3 Terbanyak Disinggung di Kamus Sejarah Kemdikbud

Next article

You may also like

Comments

Ruang Diskusi

More in News