Pentingnya Mengelola Uang! Tips Mencegah Belanja yang Impulsif

Mengelola Uang
Mengelola keuangan. unsplash/jakub zerdzicki

Baladena.id – Dalam kehidupan, manusia tidak bisa lepas dengan uang dan tentunya seseorang akan selalu dihadapkan dengan pengelolaan uang. Sehingga literasi keuangan menjadi sangat penting yang wajib dimiliki oleh siapa pun agar dapat mengelola uang dengan bijak.

Permasalahan yang dihadapi ialah masih banyak di antara kita yang belum memperhatikan pengelolaan uang. Sering kali kita melakukan belanja secara impulsif, sehingga tanpa sadar uang kita telah habis untuk belanja. Berikut ini tips sederhana agar kita tidak impulsif dalam berbelanja, di antaranya:

Pahami perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Kebutuhan ialah hal yang esensial serta harus diprioritaskan dan dipenuhi untuk mendukung keberlangsungan hidup. Sedangkan keinginan ialah sesuatu yang kita inginkan untuk meningkatkan kualitas hidup, akan tetapi tidak krusial.

Buat anggaran dan alokasi keuangan yang jelas. Poin ini adalah kunci untuk mengelola keuangan dengan baik dengan menentukan catatan pengeluaran kebutuhan pokok, keinginan, dan tabungan. Dengan langkah ini setidaknya akan membantu mengetahui batas maksimal pengeluaran untuk setiap kategori.

Bacaan Lainnya

Melakukan evaluasi pola pengeluaran secara berkala, dengan melakukan pengecekan pengeluaran setiap minggu atau setiap bulan. Sehingga seseorang dapat memantau pengeluaran dengan baik.

Berlatih untuk menunda pembelian barang. Contohnya ketika menemukan barang yang menarik, jangan langsung dibeli. Akan tetapi, pikirkan terlebih dahulu mengenai indikator kebutuhan barang.

Dengan memahami pengeluaran dan pemasukan keuangan, maka itu menjadi langkah sederhana dalam membangun keuangan yang sehat.

Memiliki pengelolaan uang yang baik akan membuat seseorang lebih mudah mengalokasikan uang untuk kebutuhan esensial, menabung, serta berinvestasi, tanpa ada rasa bersalah ketika ingin memenuhi keinginan.

Dengan begitu, mulailah untuk memisahkan antara kebutuhan, keinginan, dan pengeluaran impulsif. Belanja impulsif tidak hanya akan menyebabkan keuangan berantakan dan tidak terarah, tapi juga dapat menimbulkan efek domino yang lebih besar, selayaknya terjebak pada lingkaran finansial yang sulit.

Pada akhirnya, kita harus bisa mengendalikan pengeluaran, kebutuhan, dan rencana keuangan yang jelas agar kehidupan menjadi seimbang dan bebas dari kekhawatiran finansial.

Oleh: Farida Putri Ramadhani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *