Oleh: Amelia Maida Dewi
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
Mahasiswa UIN Walisongo kembali menunjukkan keterlibatan nyata mereka di tengah masyarakat melalui aksi promosi langsung untuk Astra Motor Kaliwungu pada Selasa, 2 Desember 2025, di Pasar Selasa Jabal. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi dapat diwujudkan melalui praktik lapangan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di ruang publik seperti pasar juga memperlihatkan bagaimana institusi pendidikan mendorong mahasiswanya untuk memahami dinamika komunikasi masyarakat akar rumput.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa tidak sekadar membagikan brosur kepada pengunjung dan pedagang pasar. Mereka turut memberikan penjelasan mengenai layanan, promo, serta produk sepeda motor terbaru yang ditawarkan Astra Motor. Pendekatan tatap muka ini dipilih agar materi promosi tidak hanya diterima sebagai selebaran semata, tetapi benar-benar dipahami oleh calon konsumen. Salah satu pengunjung, Bu Ida, menyampaikan bahwa pendekatan ini membuatnya lebih mudah memahami informasi yang diterima. “Biasanya saya cuma lihat brosur terus bingung ini maksudnya apa. Tapi setelah dijelaskan, jadi lebih paham fitur motor yang baru,” ujarnya.
Aktivitas promosi ini sekaligus menjadi strategi Astra Motor untuk memperkuat eksposur di kawasan dengan intensitas ekonomi yang cukup tinggi. Pasar Jabal yang ramai setiap Selasa menjadi lokasi potensial untuk menjangkau konsumen dari berbagai kalangan. Bagi mahasiswa sendiri, keterlibatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mempraktikkan teori komunikasi pemasaran, persuasi, dan layanan publik. Pengalaman lapangan seperti ini memberi kesempatan bagi mereka untuk melatih cara berbicara, membangun interaksi, dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung—keterampilan yang sering kali tidak dapat diasah secara utuh di dalam kelas.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak diharapkan memperoleh manfaat yang seimbang: Astra Motor mendapatkan peluang memperluas jangkauan promosi, sedangkan mahasiswa memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan profesional dan sosial melalui pengalaman riil di lapangan. Kegiatan semacam ini juga dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan industri di masa mendatang.







