KLATEN – Kain lurik merupakan salah satu warisan budaya yang ada di Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Klaten. Selain bekerja sebagai petani dan pedagang, sebagian masyarakat Desa Tlingsing bermatapencaharian sebagai pengrajin lurik. Dalam rangka melestarikan dan mengenalkan kain lurik kepada masyarakat lebih luas, mahasiswa KKN Tim II Undip memiliki program Lirik Lurik dengan tema “Merajut Tradisi, Wariskan Budaya Untuk Masa Depan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 8 Agustus 2023 yang bertempat di Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini mengusung konsep pengenalan lurik kepada masyarakat dengan mengkolaborasikan dengan inovasi fashion dari mahasiswi undip yang dipamerkan dalam bentuk showroom. Selain berupa pameran, dalam showroom ini juga diadakan jual beli kain lurik, baju, sepatu, tas, syal, dan obi belt. Dengan cara ini diharapkan adanya branding lebih modern dari generasi muda yang datang ke showroom dan bangga memakai kain lurik sebagai salah satu kain tradisional.
Kegiatan ini berlangsung sangat meriah yang dihadiri hampir 100 pengunjung dari berbagai kalangan baik dari pemerintah desa, pemuda-pemudi desa, warga masyarakat, mahasiswa KKN sekecamatan Cawas, dan dosen pembimbing KKN. Adanya inovasi dari kain lurik pada showroom ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kain lurik bisa dikreasikan dengan desain atau inovasi yang sedang ramai di pasaran. Hal ini dilakukan agar kain lurik juga tidak tertinggal dari trend fashion kekinian. Dapat dibuktikan pada showroom yang dilaksanakan banyak anak muda yang tertarik dan jatuh hati pada produk kain lurik sehingga mereka membeli produk tersebut.
Adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi pengrajin lurik untuk terus berkreasi dalam pembuatan produk yang berbahan dasar kain lurik. Sebagai contoh adanya showroom membantu mereka dalam menentukan tujuan dan strategi branding yang tepat. Dengan kegiatan ini pengrajin lurik dapat memahami target pasar mereka selain itu, diharapkan lurik dapat terkenal luas baik di skala nasional maupun internasional.
“Terima kasih ya mbak dan mas, sudah memperkenalkan kain lurik lebih luas dan memberikan ide-ide kepada pengrajin kain lurik dalam memanfaatkan kain lurik ke barang yang memang sedang diminati di pasaran,” ungkap Bu Nurul, Pengrajin Lurik.
Penulis : Mahasiswa KKN Tim II Desa Tlingsing, Cawas
Dosen Pembimbing : Bapak Imam Setyawan, S.Psi., M.A.
Lokasi KKN : Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten







