IPNU dan IPPNU Tasikmalaya Miliki Aset Senilai 450 juta. Begini Kata Demisioner Ketum

Pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) Konferensi Cabang IPNU XXIII IPPNU XXI Kabupaten Tasikmalaya di Yayasan Assyifa, Kecamatan Jamanis, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) diketahui memiliki inventaris organisasi yang mencapai Rp 450 juta.

Aset yang paling terbesar berupa tanah dan bangunan Rumah Kreatif Pelajar (RKP) yang mencapai nilai hampir 400 juta demikian kata Ketua demisioner PC IPNU Kabupaten Tasikmalaya, Husni Mubarok (16/3).

Selain itu, di RKP ada studio dilengkapi dengan komputer Asus ROG, laptop, dan berbagai perlengkapan seperti kamera, kursi, meja, printer, proyektor dan alat-alat lainnya.

“Kemudian aset-aset seperti peralatan dapur, lemari, buku-buku perpustakaan sampai seperti piring dan sendok pun kami catatkan nominal karena menurut kami ini merupakan inventaris organisasi yang harus diwariskan kepada kepengurusan selanjutnya,” katanya.

Namanya inventaris, kata Husni, aset itu bukan ghanimah tapi perkakas yang hanya bisa digunakan untuk menunjang kemajuan IPNU dan IPPNU ke depan.

Husnu menjelaskan, sumber aset itu sebagian merupakan warisan dari kepengurusan sebelumnya serta sumbangan-sumbangan baik dari alumni IPNU dan IPPNU, masyarakat, serta, kader, anggota

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada ketua majelis alumni yang sangat luar biasa support sehingga bisa mencapai titik ini,” katanya.

Pada Konfercab tersebut dilaksanakan penandatanganan prasasti Rumah Kreatif Pelajar (RKP) Ketua Majelis Alumni IPNU H. Haris Sanjaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *