Klaten (06/08/2023) – Mahasiswa TIM II Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro periode 2022/2023 telah membuat peta admnistrasi Desa Tirtomarto, serta memberikan edukasi terkait cara membaca peta tersebut kepada perangkat desa dan perwakilan dari beberapa masyarakat setempat.
Kegiatan yang dipertanggungjawabkan oleh Billy Yanuar dari program studi Teknik Geologi dilatarbelakangi oleh Kantor Desa Tirtomarto yang baru saja dirapihkan pembangunannya pada beberapa tahun yang lalu, sehingga kelengkapan terkait informasinya juga masih kurang. Program pembuatan peta administrasi ini sebelumnya sudah dibicarakan dengan Kepala Desa Tirtomarto dan hasilnya dapat dipajang di Kantor Desa dengan ukuran yang besar dan dilihat banyak orang yang sedang berkunjung. “Dengan adanya program kerja ini diharapkan dapat melengkapi informasi yang ada di kantor Desa Tirtomarto”, ungkap Billy selaku pelaksana program kerja.
Seperti pada umumnya, Peta Admnisitrasi Desa ini berisi batas-batas wilayah dengan desa lain, antar Rukun Warga, dan antar Rukun Tetangga. Selain itu, terdapat juga infrastruktur penting yang ditandai dengan legendanya masing-masing, seperti contohnya masjid dengan logo bintang dan bulan berwarna hijau. Dalam proses pembuatan peta ini, terdapat beberapa batas dan titik yang tidak sesuai dengan google maps, sehingga perlu adanya validasi data penginderaan jarak jauh dengan data lapangan langsung.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 6 Agustus 2023 ini dihadiri oleh perangkat desa dan beberapa masyarakat dari Kelompok Wanita Tani yang sedang melakukan kegiatan penanaman. Dalam edukasi pembacaan peta administrasi juga disebutkan terkait cara membaca skala pada peta, yaitu perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya. Harapannya nanti, masyarakat dapat melihat luasan penggunaan lahan yang belum dan sudah digunakan baik untuk lahan terbuka hijau maupun pemukiman.
Urutan informasi yang tersedia pada sebelah kanan peta diawali dengan logo dari Universitas Diponegoro dan Kabupaten Klaten yang bersebelahan dan dibawahnya diikuti dengan judul peta beserta daerahnya. Setelah itu, terdapat peta kecil berupa peta indeks Kabupaten Klaten yang isinya terdapat seluruh wilayah dengan nama kecamatan masing-masingnya yang berada pada Kabupaten Klaten. Desa Tirtomarto termasuk ke dalam Kecamatan Cawas yang berada pada arah tenggara peta. Format kertas yang dibuat merupakan ukuran kertas A0 (84,1 x 118,9 cm), sehingga skala yang tertera pada peta juga semakin kecil dan berarti semakin jelas. Skala pada peta adalah 1:2400 yang berarti 1 cm jarak dipeta sama dengan 2400 cm jarak sesungguhnya.

“Saya sangat senang dan terbantu dengan dibuatnya peta administrasi tersebut untuk desa. Sebagai seorang alumni dari program studi Teknik Geologi saya menilai bahwa peta yang dibuat sangat mudah dipahami dan jelas bila dilihat dari jarak yang cukup jauh. Pembedaan warna setiap Rukun Warga memang sengaja dilakukan untuk memudahkan orang yang melihat wilayah dan batas setiap Rukun Warga. Pada daerah sawah, tidak memiliki warna karena memang hampir 60% Desa Tirtomarto dihuni oleh persawahan”, ucap Ian Wahyu Jati Pamungkas selaku Bendahara Desa Tirtomarto.

Letak pemasangan peta administrasi ini nantinya akan dapat dilihat semua orang yang sedang ke kantor Desa. Selain menambah informasi pada kantor desa, harapannya masyarakat juga dapat membaca secara menyeluruh isi dari peta administrasi desa. Mungkin para penduduk desa sudah mengetahui keseluruhan daerah di Desa Tirtomarto, tetapi tidak secara lengkap dilihat menyeluruh dalam bentuk dua dimensi.
Penulis: Billy Yanuar, Mahasiswa program studi Teknik Geologi Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan:
- Dr. Sunarno, S.Si., M.Si.
- Imam Setyawan, S.Psi., M.A.
- Ir. Hermin Werdiningsih, M.T.







