Salah satu hal positif yang dapat dilakukan ketika pandemi yaitu dengan Budidaya Maggot seperti yang dilakukan oleh tiga Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yakni Alwi Husein Al Habib, Mahfudh Amrullah, dan Singgih Pratama. Ia membudidayakan maggot di Planet Nufo, Mlagen, Pamotan, Rembang.
KKN MIT DR ke-12 UIN Walisongo Semarang kelompok 26 melakukan sosialisasi terkait budidaya maggot sebagai penunjang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di masa pandemi.
Syifa mengatakan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif. Menurutnya, masyarakat perlu diberi tahu tentang maggot yang banyak manfaatnya.
“Maggot ini kan banyak manfaatnya, nah itu kita upayakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat,” kata Syifa.
Alwi mengatakan bahwa maggot bisa bernilai ekonomis. Maggot biasanya dibudidayakan untuk dijadikan pakan unggas dan ikan.
“Maggot ini tinggi protein. Maka ia bagus untuk ikan dan unggas. Selain itu, sampah bekas makan maggot juga bisa dijual sebagai pupuk,” pungkasnya.







