Aksi Jual Masker dan Galang Dana KMJS untuk Korban Benca Alam

Jepara – Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) melakukan aksi jual masker dan penggalangan dana untuk korban bencana alam di Indonesia.

Aksi jual masker dan galang dana yang diikuti oleh para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi daerah KMJS (Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang) dilakukan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 20-21 Januari 2021. Aksi ini dilakukan dengan menjual masker dengan harga seiklasnya diberbagai titik kota Jepara, diantara trafic light Gotri, trafic light Bangsri, trafic light daerah Jepara Kota. Selain dilakukan diajalanan dengan cara konvensional, KMJS juga melakukan aksi jual msker ini di kedinasan se-Jepara.

Lutfiana Nur Atika (21) sebagai narahubung dan penanggung jawab aksi tersebut mengatakan bahwa aksi ini adalah bentuk rasa empati dan kepedulian kepada sesama yang terdampak bencana alam sekaligus mendorong masyarakat memakai masker sebagai upaya untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Muhammad Gilang Fahmi Mubarrok selaku ketua KMJS Pusat sekaligus inisiator aksi jual msker dan galang dana juga ikut serta turun langsung ke lapangan.

“Kami mengadakan aksi jual masker ini dengan tujuan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah di beberapa tempat di Indonesia dari hasil penjualan, selain itu kami mengadakan aksi ini juga sebagai upaya kami untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu mamakai masker”,  ujar Gilang

Aksi jual masker dengan harga seiklasnya yang dilakukan KMJS berhasil menghimpun laba sebanyak Rp 9.438.000,- Laba bersih dari penjualan masker ini akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa Jateng untuk didistribusikan kepada saudara-saudara yang terkena musibah benca alam.

Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman KMJS yang sudah meluangkan waktu dan bergerak untuk membantu sesama dan terimakasih juga kepada warga sekitar telah antusias untuk membeli masker dan menyumbangkan dananya. Semoga segala bentuk apapun dapat bermanfaat untuk kita semua”, pungkas Gilang.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar