Kesempatan Menghafalkan Al-Qur’an di Masa Covid-19

Di balik musibah, ada berkah. Di dalam kesempitan ada kesempatan. Orang yang ingin maju selalu berpikir begitu.

Akibat Covid-19, banyak aktivitas yang sebelumnya dilakukan di luar rumah, kini harus dilakukan dari rumah. Termasuk di antaranya sekolah dan kuliah. Kalau sekolah dan kuliah, disebabkan oleh formalitasnya, seringkali menghabiskan banyak waktu, terutama karena harus bolak-balik ke kampus, di zaman Covid-19 jadi tidak lagi. Karena itu, keadaan ini perlu dimanfaatkan untuk meraih capaian yang lebih besar. Di antara yang perlu dilakukan adalah menghafalkan al-Qur’an.

Rumah Perkaderan dan Tahfidh al-Qur’an Monash Institute Semarang membuka program khusus menghafalkan al-Qur’an untuk mahasiswa dan siswa SMU dengan tetap menggunakan standard protokol kesehatan. Para peserta akan diisolasi di tenda-tenda di area pesantren selama 14 hari sebelum menjalani proses menghafal. Dalam masa itu, para peserta bisa tetap menjalankan aktivitas belajar yang diselenggarakan oleh sekolah atau universitas. Dengan program ini, belajar sebagaimana tetap jalan, dan menghafalkan al-Qur’an menjadi tambahan yang dalam situasi normal malah tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Yang paling menggemberikan adalah peserta program ini tidak dipungut biaya. Hanya membayar biaya makan di asrama Rp. 450.000,00 per bulan. Penyelenggara hanya membutuhkan komitmen total untuk menyelesaikan hafalan 30 juz al-Qur’an.

Bacaan Lainnya

Pendaftaran program ini dibuka mulai 21 September s/d 2 Oktober 2020. Yang memiliki tekad kuat, bisa menghubungi panitia di nomor HP: +62831-7581-5159

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *