Kendal, 30 Juli 2025 — Pendataan bantuan sosial (bansos) bagi warga Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, kembali dilakukan pada Rabu (30/7) dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar (KKN MB) Posko 60 dari UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Truko ini difokuskan pada pengisian formulir data mandiri, yang menjadi syarat pencairan bansos terbaru melalui Bank Mandiri. Sistem ini menggantikan skema sebelumnya, di mana pencairan dilakukan melalui Kantor Pos.
“Takutnya nanti malah bingung atau kesulitan ambil uangnya. Apalagi ATM Mandiri juga belum ada di desa, jadi kalau lansia harus ke luar desa bisa repot,” ujar salah satu perangkat desa yang ditemui saat kegiatan berlangsung.
Kekhawatiran ini mencuat terutama bagi warga lanjut usia (lansia), yang dinilai masih kesulitan memahami mekanisme baru pencairan dana secara digital. Dalam konteks inilah kehadiran mahasiswa KKN menjadi sangat penting.
Mahasiswa KKN MB Posko 60 membantu warga dalam proses pengisian formulir, mendampingi mereka yang kurang familiar dengan pengisian data administratif. Bantuan ini difokuskan pada asistensi teknis, sesuai arahan dari perangkat desa dan petugas dari pihak Bank Mandiri.
Keterlibatan mahasiswa tidak hanya mempermudah proses pendataan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi dalam pelayanan publik di tingkat desa. Program ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan literasi administrasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat pedesaan.







