Workshop dan Live Trading: Meningkatkan Literasi Keuangan dan Minat Investasi di Kalangan Mahasiswa Unwahas

Semarang, Rabu 8 Mei 2024 – SESC (Stock Exchange Study Club) Universitas Wahid Hasyim Semarang, bekerja sama dengan KP Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Tengah 1 dan Phintraco Sekuritas Semarang menyelenggarakan Workshop dan Live Trading di Auditorium Universiras Wahid Hasyim Semarang.  Workshop tersebut dihadiri oleh 200 peserta yang merupakan mahasiswa FEB, FAI, dan  FISIP yang sangat antusias untuk mempelajari lebih lanjut tentang pasar modal. Acara tersebut bertempat di Ballroom Universitas Wahid Hasyim Semarang dengan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di bidang pasar modal.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan meningkatkan literasi keuangan dan minat investasi di kalangan mahasiswa yang diselenggarakan oleh kelompok binaan Galeri Investasi Unwahas (SESC). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal Indonesia, khususnya dalam upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian perekonomian global. Acara workshop dan live trading turut menghadirkan pembicara dari beragam latar belakang, Dr. Ali Martin, S.IP., M.Si selaku kepala LPPM, Dr. Maskudi, MM selaku Kepala Lembaga Pengembangan Pasar Modal (LEPPMA) periode 2015-2022, Bapak Akhmad Nurayanto selaku Senior Officer KP BEI Jawa Tengah 1, dan bapak Mohammad Fatahullah S.E, RSA selaku Executive Trainer of Phintraco Sekuritas Semarang. Diskusi ini dipandu oleh Ratiningsih selaku pengurus SESC periode 2024-2025.

Kepala LPPM, Dr. Ali Martin, S.IP., M.Si dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Workshop dan Live Trading dalam rangka menambah wawasan tentang dunia investasi saham dan pasar modal bagi mahasiswa Unwahas. Perkembangan pasar modal dari tahun ke tahun terus meningkat dari segi nasabah, walaupun dalam kondisi pandemi. Tercatat di tahun 2021 pertumbuhan nasabah meningkat yang didominasi oleh kaum dari mahasiswa (Generasi Z). Dalam hal ini yayasan melakukan MoU dengan Phintraco sekuritas diharapkan secara bersama-sama dapat meningkatkan pasar modal mahasiswa atau anak muda yang potensial menjadi investor. Dan pada kesempatan ini juga bapak Kepala LPPM mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah berjuang mengumpulkan masa.

Dalam kesempatan ini  Dr Maskudi selaku Kepala LEPPMA periode 2015-2022 menyatakan, “Berinvestasi merupakan hal yang dapat dilakukan oleh siapa saja, maka dari itu marilah kita segera memilih menjadi investor demi Indonesia semakin maju kedepan.” Karena dengan berinvestasi, generasi muda dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi negara dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Lebih jauh, Akhmad Nurayanto juga menyampaikan dua hal yang perlu dilakukan oleh generasi muda mulai saat ini. Pertama adalah niat kedua, membangun fondasi inklusi keuangan yang kuat dan berkualitas karena masih banyaknya resiko yang dapat dialami saat berinvestasi karena kurangnya literasi keuangan. Sehingga muncullah quotes of the day “Semua butuh proses, mie instant saja dimasak dulu sebelum dinikmati apalagi investasi.” ujar Akhmad Nuryanto.

Sebagai puncak kegiatan ini adalah Financial literacy dengan Live Trading guna memberikan gambaran kepada para peserta mengenai bagaimana cara melakukan investasi saham yang menguntungkan. Materi ini diberikan oleh para pemateri dari Phintraco Sekuritas yaitu Mohammad fatahullah dan Akhmad Nurayanto yang mewakili KP BEI Jawa Tengah 1.  Akhirnya acara Workshop dan Live Trading berjalan dengan lancar dan antusias peserta yang sangat meriah dibuktikan dengan peserta masih bertahan mengikuti dari pukul 08.00 sampai pukul  12.00. Mari bersama-sama membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Maju terus pasar modal Indonesia!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *