Untuk Memutus Rantai Covid 19, Tim 43 KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Cuci Tangan

SEMARANG –Pandemi COVID-19 berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Namun, masih banyak yang belum mengetahui cara melindungi diri dan keluarga dari bahaya COVID-19. Hal ini juga terlihat di sekolah dasar sekitar Desa Leban, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Banyak siswa sekolah dasar tidak peduli betapa pentingnya mencuci tangan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN MIT DR Ke-13 UIN Walisongo Semarang kelompok 43 berinisiatif mengadakan sosialisasi cuci tangan bersama siswa SD Negeri Leban.

Kelompok 43 KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan sosialisasi cuci tangan di SD Negeri Leban pada Jumat (11/02/2022). Hal ini bertujuan untuk mendidik siswa sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh pemerintah untuk memerangi penyebaran COVID-19. Saat ini sedang terjadi wabah virus COVID-19 yang begitu mudah menyebar ke udara dan benda-benda di tempat umum sehingga dapat menyerang siapa saja, kapan saja, di mana saja. Oleh karena itu, mahasiswa KKN MIT DR ke-13 Kelompok 43 mengedukasi tentang manfaat dan cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Mahasiswa KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Semarang Kelompok 43 juga melakukan praktik cuci tangan dengan baik dan benar.

Untuk meminimalisir resiko tersebut, mahasiswa KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Kelompok 43 menganjurkann untuk menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Banyak siswa yang tidak tahu cara mencuci tangan yang baik dan benar, mereka percaya bahwa setiap kali mencuci tangan dengan air saja sudah cukup. Sosialisasi ini akan menambah pengetahuan siswa sekolah dasar tentang bagaimana cara cuci tangan yang baik dan benar tanpa asal-asalan.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19” Ujar Koordinator Kelompok 43 KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Semarang.

Mahasiswa KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Semarang Kelompok 43 juga memberikan hand sanitizer gratis kepada siswa yang berani mencontohkan cara mencuci tangan di depan audiens. Di tengah pandemi COVID-19, peran mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sangat penting. Dengan adanya program kerja dari mahasiswa KKN MIT DR ke-13 UIN Walisongo Semarang Kelompok 43 ini dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan satu sama lain guna meminimalisir mata rantai penyebaran COVID-19.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *