Site icon Baladena.ID

Tim KKN MIT 16 Posko 63 UIN Walisongo Semarang Meramaikan Lomba Membuat Tumpeng di Desa Puguh

 

 

Pegandon, 17 Agustus 2023 – Kegembiraan melanda Desa Puguh, Kecamatan Pegandon, Kendal, ketika mereka menjadi tuan rumah bagi sebuah acara istimewa: lomba membuat tumpeng yang diadakan oleh kecamatan Pegandon. Lomba ini mendapat semangat dan dukungan luar biasa dari Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 16 Posko 63 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

 

Acara lomba membuat tumpeng yang dihelat di Desa Puguh ini mengundang partisipasi aktif dari warga sekitar dan peserta dari berbagai kelompok masyarakat. Tim KKN MIT 16 pun turut serta meramaikan acara ini dengan ikut serta dalam lomba dan menyumbangkan tumpeng mereka untuk dinilai oleh juri.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya lokal, khususnya dalam pembuatan tumpeng yang merupakan salah satu simbol penting dalam kebudayaan Indonesia. Lomba ini juga menjadi momen berkumpulnya masyarakat setempat dan tim KKN untuk merayakan keragaman budaya dan kebersamaan.

 

Mba Utia, koordinator Tim KKN MIT 16, menyatakan, “Kami sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini. Ini adalah cara kami untuk berkontribusi pada kegiatan komunitas Desa Puguh dan juga untuk belajar lebih banyak tentang kekayaan budaya Indonesia. Tidak hanya kami yang memberikan tumpeng untuk lomba ini, tetapi kami juga belajar banyak dari peserta lainnya.”

 

Para juri lomba, yang terdiri dari tokoh-tokoh budaya setempat, memberikan penilaian yang adil terhadap tumpeng yang disajikan oleh tim KKN MIT 16. Meskipun mereka tidak memenangkan lomba, semangat dan semarak yang mereka bawa ke acara ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Desa Puguh dan kecamatan Pegandon.

 

Kepala Desa Puguh, Pak Rudiyanto, menyampaikan terima kasih kepada Tim KKN MIT 16 dan semua peserta lomba. Beliau mengatakan, “Ini adalah momen yang indah bagi kami semua di Desa Puguh. Kami berterima kasih kepada Tim KKN MIT 16 yang telah berkontribusi dalam memeriahkan acara ini. Semoga kerja sama positif seperti ini dapat terus berlanjut.”

 

Lomba membuat tumpeng ini tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan antara Tim KKN MIT 16 dan masyarakat Desa Puguh, sambil menjaga warisan budaya yang berharga bagi Indonesia.

Exit mobile version