Site icon Baladena.ID

Tentang Kapas dan Kacamata Kuda

Tentang Kapas dan Kacamata Kuda

Istimewa

Oleh: Khoiriyatun, S.Pd., M.Sc, kepala Madrasah MAN 2 Kulon Progo. D.I. Yogyakarta

Selesai sholat Ashar, biasanya saya bergegas untuk pulang, karena jam kerja telah usai dan madrasah sudah mulai sepi. Namun tiba-tiba ada salah satu guru minta ijin untuk bertemu. Saya perhatikan, guru ini kalau menghadap untuk konsultasi maupun minta tanda tangan dokumen selalu setelah jam kerja usai, di mana madrasah sudah dalam keadaan sepi. Sebagai Kepala Madrasah, tentu tetap saya layani dengan baik. Namun ada pertanyaan yang mengganjal di hati saya, jika pada jam kerja bisa dilakukan, mengapa harus menunggu di luar jam kerja dan pulang terlambat?

Ketika hal itu saya coba tanyakan, guru tersebut menjawab,”Mohon maaf Bu, kalau saya masuk ruang Ibu pada jam kerja nanti banyak yang lihat. Lalu mereka bilang kalau saya ini sok rajin, cari muka, dan kalimat-kalimat lain yang bikin nyesek. Ada juga yang bilang saya ini membuat guru lain kemrungsung karena dokumen belum beres..Padahal saya benar-benar hanya ingin tertib saja bu, karena dengan tertib pekerjaan saya juga lebih mudah. Saya juga ingin maju seperti Ibu”.

“Ada yang bilang seperti itu ya ?”, tanyaku. “Banyak Bu, saya jadinya serba salah, makanya saya memilih sore hari supaya tidak tidak ada yang lihat kalau saya menemui Ibu”, tandasnya sambil menahan air mata. Saya pun tersenyum, dan saya katakan, “Ya sudah, mulai besok kalau berangkat ke madrasah telinganya tutup saja pakai kapas, dan pakai kacamata kuda”.

Terlalu sibuk mendengarkan komentar orang lain hanya akan membuat kita mundur beberapa langkah. Tutup telinga pakai kapas dan pakai kacamata kuda.

Mendengar kalimat saya, matanya langsung berbinar dan dengan penuh semangat mengatakan siap laksanakan. Dia paham betul maksud dari kalimat saya tersebut.

Telinga ditutup kapas mengandung makna bahwa kalau seseorang ingin maju, ingin lebih baik, ingin sukses, ingin mewujudkan mimpi, tak perlu mendengarkan suara-suara negatif dari orang lain. Suara negatif  hanya akan menyurutkan energi dan menghambat langkah untuk maju. Padahal jika kita maju dan berhasil, kita juga yang akan menikmati. Dan jika kita gagal karena terlalu sibuk mendengarkan dan mengikuti perkataan orang lain, bukan tidak mungkin ada orang yang mentertawakan kegagalan kita.

Kemudian tentang kacamata kuda. Pernah lihat kacamata kuda bukan ? Kacamata Kuda atau Horse Blinders atau winkers dipakaikan pada kuda andong/delman atau kuda yang menarik kereta muatan barang/manusia.  Kuda-kuda ini dipasang sebuah penutup mata di samping mata mereka dengan tujuan agar pandangan ke jalan tidak teralihkan oleh situasi di kanan kiri atau belakangnya. Pandangan kuda tidak teralihkan pada kereta yang ditariknya maupun maupun kondisi lalu lintas dan keramaian jalan.

Kuda Pacu pun menggunakan kacamata kuda agar kuda fokus melihat ke depan atau tidak teralihkan ke titik awal pacu dan juga kuda lain di kanan kirinya. Penggunaan kacamata kuda menjadikan kuda-kuda ini fokus ke depan, fokus pada tujuan, dan tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Mereka akan berlari dan terus berlari hingga mencapai tujuan.

Jika dikonotasikan secara negatif, istilah kacamata kuda sering dipakai untuk menggambarkan perilaku seseorang yang egois, yang bertindak tanpa melihat kanan kiri, yang penting tujuan tercapai, tidak peduli jika orang-orang di sekelilingnya menderita. Tentu bukan ini saya maksudkan ketika saya menyarankan seseorang mengenakan prinsip kacamata kuda.

Di sini saya memaknai kacamata kuda secara positif, yang menggambarkan bahwa jika kita memiliki tujuan, impian, atau niat baik, maka kita harus fokus. Jika di kanan kiri kita ada orang-orang yang mencoba menjadi penghalang maka tak perlu dipedulikan, Untuk melakukan hal baik juga tak perlu menunggu orang lain melakukannya. Jadi kalau ingin maju dan berhasil, fokuslah pada dirimu. Terlalu sibuk mendengarkan komentar orang lain hanya akan membuat kita mundur beberapa langkah. Tutup telinga pakai kapas dan pakai kacamata kuda.

Exit mobile version