Desa Kendel, Boyolali- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan rangkaian tindakan atau kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain serta mencegah penyebaran penyakit. Pentingnya penerapan dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak dini dan dilakukan secara terus menerus supaya terbiasa. Banyak anak yang terlihat tidak mencuci tangan sebelum makan saat di sekolah atau sedang bermain menjadi alasan kuat untuk melaksanakan program monodisiplin yaitu edukasi PHBS.
“Saya amati kebiasaan untuk berperilaku bersih masih kurang optimal terutama anak-anak, ya. Biasanya itu setelah main seperti main pasir dan lain sebagainya, mereka ngga cuci tangan. Kemungkinan faktornya banyak dari hal teknis sampai mindset. Makanya, saya dan teman-teman KKN lainnya berinisiatif mengadakan program ini agar menjadi solusi bagi mereka,” ucap Aisah mahasiswa KKN.
Pengabdian masyarakat melalui Program KKN (Kuliah Kerja Nyata) oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Tim 2 tahun 2023, telah berjalan dengan sukses pada 27 Juli 2023. Dalam upayanya untuk memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun, Aisah Suciati, mahasiswa keperawatan yang bertanggung jawab pada program kerja keilmuan monodisiplin, telah menginspirasi anak-anak kelas 3 SDN 1 Kendel, Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan diawali dengan memberikan souvenir berupa paper soap kepada anak-anak. Selanjutnya, mereka diajarkan untuk membuat sabun travelling/paper soap menggunakan kertas minyak yang diolesi sabun cair, lalu dikeringkan.
Sembari menunggu kertas sabun kering, anak-anak diberikan edukasi mengenai pentingnya cuci tangan dan cara mencuci tangan 6 langkah secara baik dan benar melalui metode lagu dan bernyanyi yang membuat anak-anak mudah untuk menghafalnya.
Setelah kertas sabun kering, anak-anak dengan antusias memotongnya kecil-kecil sesuai dengan kreasi mereka masing-masing. Kemudian, kertas sabun yang telah dipotong dimasukkan ke dalam wadah paper soap yang telah diberikan sebelumnya. Puncak kegiatan adalah saat anak-anak melakukan praktik cuci tangan langsung menggunakan sabun yang telah mereka buat, mempraktikkan langkah-langkah yang telah mereka pelajari sebelumnya.
Program kerja monodisiplin ini telah berhasil meningkatkan kesadaran anak-anak kelas 3 SDN 1 Kendel tentang pentingnya mencuci tangan sebelum makan. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang pentingnya kebersihan, tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat dan menggunakan sabun paper soap.
Sebagai penutup, diadakan foto bersama untuk mengabadikan momen berharga tersebut, dan penempelan poster tentang pentingnya dan langkah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) di papan informasi SDN 1 Kendel untuk terus mengingatkan anak-anak dan warga sekolah lainnya tentang pentingnya kebiasaan hidup sehat.
Melalui dedikasi Aisah Suciati dan mahasiswa KKN lainnya, Program KKN Undip Tim 2 2023 telah memberikan dampak positif dalam upaya meningkatkan kesadaran kebersihan dan kesehatan di kalangan anak-anak. Semoga langkah ini akan menjadi awal dari perubahan yang berkelanjutan dan terus berlanjut di masyarakat sekitar.
Penulis : Aisah Suciati, Program Studi Keperawatan
DPL : Bagus Rahmanda, S.H., M.H.
#KKNUNDIP #TIM2KKNUNDIP #P2KKNUNDIP #UNDIP

