Site icon Baladena.ID

Satu Kapal di Pelabuhan Jongor Tegal Terbakar, 1 Orang Dikabarkan Dibawa ke Rumah Sakit

 TEGAL – Kebakaran kembali terjadi di pelabuhan wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2025). Sebuah kapal berukuran lebih dari 100 gross tonnage (GT) terbakar sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapal itu terbakar saat bersandar tepatnya di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari atau lebih dikenal Pelabuhan Jongor. Satu orang dikabarkan harus dirawat di rumah sakit akibat luka bakar.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul 16.00 WIB. Satu orang dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka bakar,” kata Kepala SatReskrim Polres Tegal Kota, AKP Eko Setiabudi kepada wartawan.

Eko menyebut untuk mencegah api merembet ke kapal lain, petugas bersama warga melakukan pelokalisiran terhadap kapal-kapal yang sedang bersandar di kolam pelabuhan.

Langkah ini diambil guna menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar. Kapal yang terbakar akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 17.35 WIB.

Proses pemadaman dilakukan dengan tiga unit pemadam kebakaran dan satu unit truk tangki air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menyuplai air.

“Tadi tiga unit pemadam dikerahkan. Petugas mencampurkan deterjen bubuk untuk mempercepat proses pemadaman. Truk tangki dari DPUPR juga datang untuk menyuplai air,” kata Eko.

Penyebab Kebakaran

AKP Eko Setiabudi Pardani mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara bahwa Kapal Motor (KM) Timbul Barokah terbakar akibat adanya pekerjaan perbaikan mesin. “Kapal ini memang sedang dalam tahap perawatan ketika insiden terjadi,” kata Eko.

Kapal berbobot 145 GT itu mengalami kebakaran tunggal. Beruntung, kapal-kapal lain yang berada di kolam pelabuhan sudah dilokalisir sebelumnya karena adanya persiapan untuk acara tradisi sedekah laut.

“Besok ada acara sedekah laut, jadi posisi kapal di kolam pelabuhan sudah diatur. Kapal yang terbakar ini tidak dalam posisi berdampingan dengan kapal lain,” ungkap Eko.

Hingga malam hari, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kerugian akibat insiden tersebut. (*)

Exit mobile version