Pernah ngga di antara kamu suka sama dua orang berbeda? Pun sampai pada tahap sayang atau cinta? Pernah juga ngga di antara kamu pengen milikin dua orang sekaligus. Yang dua-duanya itu sama sekali ngga mau kamu lepas atau kamu dilepas oleh mereka.
Dimana kamu pikir bahwa mereka itu punya nilai plus minus yang sama. Dimana kamu pikir bahwa kadar rasa kamu ke mereka atau mereka ke kamu itu juga sama.
Pernah?
Aku yakin, salah satu atau salah dua atau malah beberapa dari kalian pernah mengalami hal kaya gini. Karena sejujurnya, aku juga pernah.
Seakan berasa beruntung, tapi juga sial. Berasa bahagia, tapi juga nelangsa. Semacam dilema. Yang berkepanjangan atau dipanjang-panjangkan. Galau.
Tapi coba deh kalian pikirin ulang atau kalo bisa ditulis lagi satu-satu nilai plus minus mereka. Mungkin ada satu poin keselip yang bisa jadi ngebuat mereka menang atau malah kalah dalam penilaian. Karena kan, ngga ada orang yang sama di dunia ini. Walaupun itu anak kembar sekalipun. Sampai pada akhirnya, kamu tinggal nunggu; siapa yang bener-bener serius dengan mengutarakan perasaannya lebih dulu ke kamu.
Kegampangan banget ya? Kayanya kisahnya jarang yang sesederhana itu.
Bisa jadi, ketika poin plus dimenangin sama A, tau-taunya yang ngutarain rasa si B. Kalo udah kaya gitu sih aku yakin, ini bukan masalah galau yang dipanjang-panjangin, tapi emang bakalan panjang yang berkepanjangan.
Ya, lagi dan lagi, terus dan terus, nikmatin aja. Jalanin aja. Karena semua hal yang terjadi pasti punya maksud di baliknya sendiri-sendiri.
Belajar buat solving masalah, biar nantinya ngga kaya keledai yang jatuh di lubang sama dua kali, atau lebih parah dari padanya.
Ketika pada akhirnya si hati kembali
Itu yang lain seakan menarik mengikat
Kejar-mengejar rasa dan tempat pemikiran
Kala tak ada namanya keseimbangan
Dimana kamu yang benar di antara benar-benar yang menurutku?
Ini tangan gapai sebuah kekosongan
Beri harapan
Beri kepastian
Dan ini untuk kamu si hati yang akhirnya menjadi teman
Selamat berjalan beriringan
Kita bergandengan
Berbelok pada persimpangan yang berlawanan dengan ia yang kan menjadi sekedar kenang
Semoga

