Site icon Baladena.ID

Rahasia Green Screen Memakai Warna Hijau

Hampir semua efek visual dalam film dapat dipastikan menggunakan green screen. Penggunaan green screen lah yang membuat layar hijau ini bisa diganti dengan gambar lain sehingga si aktor tetap berada di suatu tempat yang sebenarnya hanya ilusi. Pertanyaannya apa sih rahasianya Si Hijau ini? Mengapa harus hijau, bukan kuning, merah atau ungu?

Untuk kalian yang masih Awam, cara kerja green screen sangatlah sederhana yaitu hanya memisahkan objek dengan latar belakangnya. Tidak ada yang spesial atau komponen berbahan khusus untuk menggunakan green screen. Kita bisa menggunakan kain berwarna hijau, warna hijau, tembok hijau atau apapun berwarna hijau sebagai latar sebuah objek. Nantinya objek akan terpisah dari latar belakangnya melalui sebuah teknik yang bernama Chroma Key. Sehingga objek seolah-olah transparan dan ketika menambahkan gambar, maka seolah-olah objek berada pada gambar tersebut. Apakah harus warna hijau? Kalau gitu HULK Si Raksasa Hijau tidak kelihatan dong?

Pada dasarnya semua warna bisa digunakan sebagai pengganti green screen. Terkadang para kru juga menggunakan latar berwarna biru bagi aktor yang menggunakan pakaian hijau agar tampak ketika diberi efek visual. Alasan hijau yang lebih sering dipilih karena kulit manusia tidak memiliki unsur hijau dan sedikit warna biru.

Alasan lainnya adalah karena pada mata manusia memiliki dua sel di retina nya yaitu sel kerucut dan sel batang. Sel batang berfungsi menangkap gelap terang, sedangkan sel kerucut berfungsi menangkap warna. Hal menarik dari sel kerucut adalah kalau kita bagi warna menjadi red, green, blue ternyata kebanyakan sel kerucut manusia lebih respon terhadap warna hijau dan kamera digital pun melakukan hal yang sama dengan mata manusia.

Sensor kamera dibuat lebih peka terhadap warna hijau. Para kru film menerapkan sebuah pola yang disebut dengan pola “Debayer” yaitu 50% hijau 25% merah dan 25% biru. Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa menggunakan warna hijau pada latar belakang pembuatan film.

Surat Ibrahim Ayat 42
وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ
Artinya:
“Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,

OLEH:

Mahasiswa Agribisnis Universitas Diponegoro Semara

 

Exit mobile version