Site icon Baladena.ID

Problematika Generasi Muda dalam Melestarikan Budaya dan Merawat NKRI

NKRI merupakan suatu bentuk negara yang terdiri atas wilayah yang luas dan terdiri dari berbagai macam adat, suku, keyakinan, dan budaya yang memiliki tujuan dasar menjadi bangsa yang merdeka, Bersatu, berdaulat, adil, dan Makmur. Sedangkan Budaya menurut KBBI adalah pikiran, akal budi, secara umum, budaya adalah suatu cara hidup yang terdapat pada sekelompok manusia yang telah berkembang dan diturunkan dari generasi ke generasi dari sesepuh kelompok tersebut.

 

Sedangkan menurut Koentjaraningrat, budaya adalah semua sistem ide, gagasan, rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan oleh manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang nantinya dijadikan klaim manusia dengan cara belajar. Menurut Kluckhohn, 1989 ada tujuh unsur yang membentuk suatu budaya, yaitu: Bahasa, Sistem Pengetahuan, Sistem Organisasi Sosial, Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi, Sistem Ekonomi dan Mata Pencaharian Hidup, Sistem Religi, serta Kesenian.

 

Pemuda adalah individu yang apabila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangun baik saat ini maupun masa depan. Definisi tentang generasi muda yaitu mereka yang memiliki semangat pembaharu dan progresif. Maka dari itu generasi muda sangat berperan penting dalam melestarikan budaya dan menjaga persatuan NKRI.

 

Pemuda merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pemuda sangat penting dalam merawat buda dan NKRI. saat era globalisasi seperti sekarang peran pemuda sangat berpengaruh terhadap bangsa. Baik dalam lingkup ilmu pengetahuan, etika, dan budaya. Perkataan Bung karno “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia”, yang menegaskan betapa pentingnya peran pemuda dalam kemajuan bangsa dan negara. Baik buruknya suatu negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan negara.

 

Generasi muda seharusnya mempunyai karakter yang dapat melestarikan budaya dan menjaga NKRI, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi guna bersaing secara global. Tetapi pada kenyataannya banyak generasi muda bangsa Indonesia yang terbawa arus oleh budaya barat, entah itu dari cara berpakaian, cara etika, dan budaya. Mereka lebih tertarik dengan budaya luar daripada dengan budaya bangsa sendiri.

 

Pemuda Indonesia juga kurang akan kepeduliannya tentang menjaga NKRI dan budaya sendiri. Mereka malah lebih tertarik untuk mempelajari budaya asing. Menurut mereka budaya asing lebih menarik ketimbang budaya sendiri. Padahal peran kita sebagai pemuda penerus generasi bangsa harus bisa menjaga dan melestarikan budaya Indonesia, apalagi Indonesia adalah negara yang memiliki beranekaragam kebudayaan, yang mungkin tidak dimiliki oleh negara lain.

 

Adanya perkembangan teknologi pada zaman sekarang yaitu untuk memudahkan manusia dalam mencari informasi. Sedangkan banyak generasi muda yang salah memanfaatkannya. Kebanyakan dari mereka memanfatkan teknologi untuk melihat artis-artis luar, salah satunya yang paling digemari oleh generasi muda Indonesia yaitu BTS, NCT, dan BLACK PINK. Mereka tidak memanfaat teknologi untuk membaca sejarah budaya Indonesia. Maka dari itu banyak generasi muda yang kurang pengetahuan tentang budayanya sendiri. Perilaku tersebutlah yang mengakibatkan generasi muda lebih memilih budaya luar daripada budaya Indonesia.

 

Generasi muda sangat di percaya untuk memajukan dan mengembangkan bangsa Indonesia, maka dari itu kita sebagai generasi muda milenial harus bisa memajukan bangsa sendiri dan harus bisa memilih mana budaya asing yang tidak boleh kita tiru dan mana budaya asing yang boleh kita tiru tanpa menghilangkan unsur budaya sendiri. Mari buktikan pada dunia bahwa budaya kita memiliki potensi untuk dikembangkan dan dikenalkan kepada dunia, agar kelak nanti budaya kita bisa menjadi trend yang disukai oleh dunia.

Exit mobile version