Site icon Baladena.ID

PHK Pekerja Akibat Pandemi Virus Covid-19

Oleh: Indah Safaroyana Purda, Mahasiswa KKN MIT DR ke-12 UIN Walisongo Semarang kelompok 26

Adanya Pandemi Virus Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi perekonomian di indonesia . Hal ini juga berdampak pada perusahaan –perusahaan. Pergerakan bisnis juga semakin lambat, penurunan pendapatan, hingga kerugian. Adanya pandemi membuat kebijakan perusahaan berubah dan imbasnya terjadi PHK karyawan.

Mengutip idxchannel.co.id Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran tembus 8,75 juta orang pada Februari 2021. Jumlahnya tumbuh 1,82 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni 6,93 juta orang.

Dalam kutipan berita tersebut mengisyaratkan bahwa akibat pandemic virus Covid-19 berdampak pada bertambahnya pengangguran. Adanya pengangguran berarti juga berdampak pada individu keluarga dan social masyarakat.

Mengutip pada artikel Disnaker.buleleng.go.id. dampak pengangguran terhadap perekonomian individu yang mengalaminya dan masyarakat adalah 1) Pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian dan pendapatan. Jika seseorang menganggur atau siapapun yang menganggur, jelas tidak memiliki mata pencaharian. Tanpa mata pencaharian, ia akan kehilangan sumber pendapatan. Hilangnya mata pencaharian dan pendapaatan akan menimbulkan kerawanan social karena setiap individu senantiasa dituntut memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri dan keluarganya. 2) Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan. Misalnya, anda adalah seorang karyawan suatu perusahaan. Keterampilan yang anda miliki akan terus meningkat apabila terus digunakan. Jika tidak digunakan, keterampilan yang anda miliki lambat laun akan menghilang dengan sendirinya apabila anda tidak beekrja atau menganggur. 3) Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan social dan politik. Tingkat pengangguran yang tinggi menggambarkan banyak masyarakat yang kehilangan pendapatan. Namun, mereka tetap dituntut memnuhi kebutuhan hidup diri sendiri dan keluarganya. Untuk itu, mereka akan melakukan segala cara demi terpenuhi kebutuhannya. Hal inilah yang akan menyebabkan kerawanan sosial, seperti pencopetan, perampokan, dan tindakan criminal lainnya. Pengangguran yang tinggi akan menyebabkan ketidakpuasan masyarakat sehingga dapat menimbulkan unjuk rasa, demonstrasi, bahkan hura-huru sehingga keadaan politik menjadi tidak stabil.

Salah satu cara mengatasi pengangguran adalah pendidikan baik formal dan nonformal. Dimana pengembangan sumber daya manusia tersebut merupakan komponen penting dalam sub-sistem pendidikan luar sekolah guna memberikan pendidikan , keterampilan, dan pelatihan pada masyarakat. Sehingga dengan adanya keterampilan dan pelatihan tersebut dapat berguna bagi masyarakat untuk mencari nafkah agar dapat memenuihi berbagai kebutuhan sehari-hari. Jenis-jenis kegiatan pendidikan luar sekolah dalam mengatasi pengangguran adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia. Peningkatan sumber daya manusia tersebut dapat berupa pelatihan kejuruan, kursus, magang dalam bidang pertanian, industri, pertukangan, pengetahuan kerumahtanggaan, dan lain-lain

 

Exit mobile version