Pesantren al-Falah Desa Mlagen, Pamotan, Rembang, merayakan Idul Qurban dengan menyembelih sapi, kambing, dan domba. Tidak hanya para santri mukim di al-Falah saja yang bersukaria menikmati daging hewan segar itu, melainkan juga seluruh KK di Desa Mlagen. Setelah semua mendapatkan bagian, pada hari berikutnya, pengasuh Pesantren al-Falah mengalokasikan daging juga, khusus untuk para santri kalong atau santri yang hanya mengaji sore atau malam hari di mushalla Pesantren al-Falah.
“Alhamdulillah masih ada daging yang cukup untuk diberikan kepada para santri yang berasal dari desa sini. Mereka santri yang tidak mukim di pesantren. Hanya ngaji saja kalau sore atau malam. Biar makin cerdas dan cepat belajar. Kalau gizinya meningkat, semoga kecerdasan meningkat. Daging sapi itu gizinya tinggi. Bagus untuk meningkatkan kecerdasan anak.” terang Bu Nyai Laila Mufidah yang akrab disapa Bu Ela.
Ada lebih dari 200 santri mukim di Pesantren al-Falah dan 130-an santri kalong berusia remaja dan belia di pesantren yang terletak di ujung timur Desa Mlagen itu. Para santri kalong mendapatkan jatah khusus di hari tasyriq. “Semoga ini juga meningkatkan kesadaran para santri untuk mulai senang memelihara kambing atau domba, sehingga tahun depan bisa berkurban lebih banyak lagi, dan tentu saja bisa lebih banyak lagi dalam berbagai”, pungkas ibu tiga anak yang ternyata juga mantan Ketua Umum Kohati HMI Walisongo Semarang ini. (AH)

