Oleh: Rizki Kurniasih, Peserta LK2 HMI Korkom Walisongo Semarang asal Cabang Bengkulu
Nama lengkap Saya Rizki Kurniasih bisa dipanggil Asih diambil dari nama ujung ya , umur Asih sekarang 20th, Asih lahir di Pagar agung , 11 Desember 2001. Kota asal Asih Bengkulu, . Kata teman-teman , asih itu orangnya cepat akrab, tidak memlilih teman , apa adanya , dan entah kenapa sifat asih itu bayak orang bilang seperti anak kecil. Asih berusaha untuk menjadi dewasa dan alhamdulillah saat keluar dari SMA Asih mulai berfikiran yang dewasa. Banyak pengalaman yang akan Asih ceritakan disini tetapi terlebih dahulu Asih akan menceritakan tentang keluarga Asih.
Asih dilahirkan dari keluarga yang sederhana. Asih dan sudara asih pun menjadi anak yang sopan dan santun, karena diajari sama kedua orang tua kmi begitu.
Ibu asih yang selalu menjadi penyemangat dalam hidup asih dan saudara asih. Ibu yang senantiasa memberikan cinta dan kasihnya yang tulus pada kita semua, beliau tidak pernah mengeluh dan tak pernah meminta balasan atas perbuatannya yang baik.
Asih sangat menyayangi dan mencintai keluarga, terutama pahlawan inspirasi motivasiku yakni Ibu yang terCINTA. Banyak orang bilang di pedesaanku bahwa Keluarga asih selalu damai, ceria dan selalu bahagia. Kenapa dikatakan begitu ? karena setiap ada masalah kita jalani bersama baik suka maupun dukanya di keluarga asih.
Misalnya salah satu keluarga kita ada yang ulang tahun kita mengadakan syukuran dengan teman-temannya dan keluarga besar.
Singkat cerita asih anak ke 4 dari 5 saudara; Gusniati, Adi Saputra, Ranti Junika, Asih, Amanda Febi Yulia
Singkat cerita lagi sampai asih lulus SMA, asih ingin masuk organisasi disini asih masih bingung mau masuk organisasi apa, sampai ada kakak sepupu mengajak asih masuk organisasi yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Awal mula asih menjadi maba, asih udah mulai daftar HMI, dan mengikuti forum tarining lk1 di tahun 2020. Ekspektasi asih terhadap lk1 ini tidak sesuai, karena asih kira masuk forum lk1 ini bakal di lakukan acara happy² ternyata tidak, asih di kekang denga menggeluti buku selama 4 hari 5 malam
Singkat cerita banyak sekali problem² yang asih hadapi dari selesai nya forum lk1, sampai asih memilih lanjut untuk masuk ke forum lk1.
Waktu asih tau bahwasanya HMI Korkom Walisongo Semarang membuka forum lk1, disitu asih mendaftar kan diri, sampai asih membedah tema dengan keterbatasan waktu.
Setelah adanya kelulusan dan disitu asih melihat nama asih terdapat pada nomor 26, asih memiliki dua perasaan di satu sisi asih bahagia tetapi di satu sisi asih sedih juga, karena komisariat asih terkendala didana.
Sangat sulit kepengurusan asih untuk mengumpulkan dana supaya asih bisa sampai ke Semarang ini, sampai akhirnya duit terkumpul dan asih berangkat ke Semarang.
Sudah sampai di Bandar udara Nasional Indonesia, asih di cekok i dengan berbagai macam jenis angkutan umum, asih baru tahu bahwasanya mereka semua di situ penipu.
Kenapa demikian sebab mereka mengatak Ongkos tersebut tidak sesuai dengan di saat dia bicarakam setelah sampai di pasar Senen.
Dari pasar Senen asih naik kereta menuju Semarang, sebelum menuju Semarang asih hampir ketinggalan kereta karena keterbatasan waktu tadi.
Singkat cerita asih sampai di Semarang di jemput panitia, dan asih sampai asrama tempat screning sudah jam 11 malam.
Dan disini asih sudah telat screning sehari, disini asih mulai takut karena keterbatasan waktu dan ditetapkan juga dengan panitia bahwasanya siapa yang tidak menyelesaikan sceenning akan di pulang kan pada malam tanggal 7.
Sampai akhirnya asih menyelesaikan sceenning walau pun terlambat, dan sekarang masih stay di forum.
Oke lanjutan nya besok ya heheheh

