Ma,
Waktu jelajahku masih lama
Lalunya entah kapan sampainya
Tahunan, itu yang jelas
Terampilmu dulu menaungi
Egoku yang penuh tak peduli
Pedulimu semerbak harum
Menyelimuti, melindungi
Ma,
Yang jelas mintaku tak banyak
Tunggulah walau sedikit lama
Tunggulah giliranku menjuara
Saat itu tiba
Aku ingin segaris senyum terurai
Di wajah manismu, Ma
Tersebab seorang aku
Aku yang kini masih belum ada
Belum menjadi seorang siapa
Masih lama waktunya
Mintaku do’akan saja, Ma
Ma,
Mungkin rasaku tak biasa terungkap
Tapi mau bagaimana lagi?
Mungkin ini saat yang tepat
Aku tahu penantianmu
Deklarasi dari seorang anak
Atas rasa cintanya yang dalam
Amat teramat dalam
Pada sosok yang dinaungannya bersemayam sayang
Sangat banyak tak ada batas
Tak akan habis seiring waktu
Tak akan hilang ditelan bumi
Ma,
Pada intinya anakmu ini minta do’a
Agar kedepannya bisa mencapai semua
Harapku dan harapmu, Ma
Juga anakmu ini ingin kau tahu
Bahwa dia sayang ibunya
Ibu yang amat berharga baginya
Ibunya adalah engkau, Ma
Nufo, 22 Desember 2022
Oleh: Wildan Mahdian, Sanja SMA Planet Nufo, Anggota Bidang Perkaderan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Rembang

