Site icon Baladena.ID

Perempuan dengan Segala Keahlian Bukan untuk diLecehkan

Sekarang era kejayaan yang setiap orang punya hak untuk menghirup udara segar dan mempertahankan eksistensi dirinya. Banyak hal yang perlu diraih dengan cara yang maksimal dan tanpa harus mengorbankan harga dirinya. Sebagai seorang manusia yang diberi akal dan dibekali ilmu pengetahuan, sudah pasti mampu untuk memilah mana yang baik dan mana yang benar. Akan tetapi, di luar dari konteks tersebut, pasti ada saja hambatan bahkan rintangan yang ada di depan mata.

Saat ini sudah eranya perempuan mendapat suara dan bisa mengembangkan serta menyalurkan bakat serta keahliannya, namun apakah saat ini perempuan sudah seratus persen bebas dari zaman tanpa nurani?

Tentu saja hal tersebut dapat dinafikkan, karena saat ini perempuan harus diberi ruang publik untuk berekspresi bukan hanya dijadikan sebagai properti yang seenaknya dilempar sana sini apalagi dibungkam secara paksa untuk menyampaikan aspirasi dan suaranya.

Jika dilihat, seorang perempuan memiliki peran besar terhadap kemajuan suatu bangs, dan bisa dikatakan bahwa kesuksesan seorang laki laki karena ada dorongan dari seorang perempuan. Banyak orang yang tidak menyadari hal tersebut, bahkan secara paksa seseotrang mematikan mimpi dari impian seorang perempuan, dengan dalih perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga yang nantinya Cuma mengurus pekerjaan rumah dan menjaga anak anaknya.

Banyak perempuan Ketika sudah tidak duduk dibangku Pendidikan mereka diikat dengan peraturandan tekanan dari laki lakinya untuk tidak mengembangkan bakatnya. Ada beberapa laki laki yang tidak mendukup profesi dari perempuannya, mereka menggunakan argument seperti yang tekah disebutkan tadi.

Padahal jika kita lihat, perempuan itu harus bisa mengembangkan bakatnya sekalipun mereka itu sudah ada status ikatan pernikahan. Karena nantinya perempuanlah akan menjadi seorang ibu yang pasti akan menjadi contoh dan figure bagi anaknya.

Di samping itu, penghargaan kepada perempuan saya rasa kurang. Semestinya perempuan itu harus dilindungi dan dijaga hak serta eksistensinya. Akan tetapi, banyak kasus yang membuat resah kaum perempuan, banyak disana perempuan yang direndahkan bahkan tidak ada penghargaan terhadap diri sendiri.

Kasus ini bias akita jumpai di media bahkan dunia nyata tentang adanya kasus peklecehan terhadap perempuan. Entah itu yang salah siapa atau harus bagaimana, yang jelas sebgai seorang perempuan yang memiliki nilai moral yang baik, mereka sudah ada ikhtiar untuk menjaga dirinya. Missal saja, minimal perempuan itu menjaga dirinya dalam hal penampilan.

Karena dalam Q.S an Nur: 31, dijelaskan bahwa ada perintah bagi perempuan untuk mengulurkan jilbabnya. Jika dilihat dari cuplikan pemahaman surah an Nur itu, sebagai seorang perempuan sudah ada ikhtian untuk menjaga dirinya, akan tetapi mengapa masih aja dilecehkan?

Itulah yang masih menjadi persoalan yang tak kunjung terselesaikan. Sudah ada aturan dan larangan dalam pemerintah dalam hal ini, akan tetapi masih ada oknum oknum yang melangggar.

Saya rasa permasalahan ini terjadi tidak hanya pada orang yang bodoh secara moral, namun juga terjadi pada ortang yang dianggap memiliki nilai spiritual yang tinggi; bahkan seorang public figure yang sangat dikagum kagumi oleh pengikutnya.

Apakah hal ini pastas untuk menyalahkan salah satu pihak? Jika iya, sungguh tidah faer.

Sebagai salah satu upaya adar tidak terjadi hal tersebut, sebagai seorang perempuan harus mampu menunjukkan eksistensi dan nilai jualnya yang tinggi, serta mampu menyelesaikan persoalan persoalan yang dianggapnya urgent.

Sebagai seorang Muslimah yang mampu memiliki kualitas intelektual dan kemandirian secara finansial yang baik supaya tidak goyah dan tidak mudah luluh dengan rayuan meski dipancing dengan umpan berlembar lembar kertas merah.

Exit mobile version