Masa pandemi banyak yang terdampak bahkan bisa dikatakan semua kalangan terutama dalam segi ekonomi. Beberapa juga terkena PHK dan juga penurunan drastis pendapatan, mahasiswa pun melaksanakan perkuliahan dengan secara daring, kalau melihat dari sisi pemahaman teori lebih efektif didalam kelas namun mau bagaimana dalam masa pandemi seperti ini?.
Masa pandemi bukan menjadi alasan bagi mahasiswa justru menjadi tantangan dan peluang usaha untuk masa depan yang cerah, ujar Alif
Saya Mohamad Alif Fauzi mahasiswa Uin Walisongo Semarang yang sampai saat ini masih dirumah saja karena dalam masa seperti ini namun itu hal yang menarik bagi saya karena akan dapat banyak pengalaman tentunya, mahasiswa bukan anak kecil lagi bukan anak pelajar lagi namun masa tengah-tengah antara remaja dan dewasa, tambahnya.
Memang masa seperti ini susah diprediksi terutama dalam segi perekonomian karena perekonomian utama dalam menunjang kehidupan, bahkan Negara pun menjadi dampak ketika perekonomian itu mati dan bisa terjadi juga resesi ekonomi ketika sampai 4 kuartal mati dalam perekonomian.
Hal ini sebenarnya sudah berada diangan-angan saya ketika masih di Semarang sebelum adanya wabah corona saat ini, namun sama sekali belum teralisasikan karena tempat yang sangat susah untuk melakukan usaha budidaya ikan lele, namun dengan dirumah saja dan apalagi saya mahasiswa semester 7 yang akan melaksanakan KKN itu membutuhkan banyak uang, maka mulai pertengahan bulan Agustus saya memulai budidaya ikan lele di desa Pegirikan, Kabupaten Tegal dengan menebar bibit 1500an ekor denagan ukuran 57 cm. tambahnya
Dengan modal yang tidak cukup banyak namun mampu untuk uang saku ketika panen, tepatnya hari minggu tanggal 8 November saya memanen ikan lele tersebut dengan modal 700an ribu bisa mendapatkan untung sampai 1jutaan dan itu bisa untuk memenuhi untuk kegiatan KKN saya. Ujar Alif
Saya sangat terbantu dengan adanya budidaya ikan lele yang ada di Desa Pegirikan apalagi usaha itu dari seorang mahasiswa, disamping membantu ketika saya membutuhkan ikan lele dan dengan arga yang relatif lebih murah juga sangat menginspiratif pemuda masyarakat yang ada di Desa Pegirikan. Ujar Bapak H.Subechi selaku penurus Musholla Rodlatul Jannah dan masyarakat desa.
Penulis : Mohamad Rizki Bakhtiar

