Site icon Baladena.ID

Ibu-Ibu warga Sambengsari Temukan Peluang Usaha Baru Lewat Pelatihan Sabun Cuci Piring Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang

pelatihan sabun cuci piring

Pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 98 UIN Walisongo Semarang di Kelurahan Sambengsari mendapat sambutan hangat dari warga, khususnya para ibu-ibu.

Mereka terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari proses pengenalan bahan, pencampuran, hingga pengemasan.

Di tengah pelatihan, pemateri menyampaikan untuk tetap memperhatikan setiap langkah pembuatan.

“Meskipun pembuatan sabun cuci piring ini terlihat cukup mudah, tetapi kita harus tetap memperhatikan kualitas bahan serta langkah demi langkah dalam proses pembuatan,” ungkapnya.

Bagi sebagian besar peserta, pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan tentang peluang usaha rumahan.

“Kami senang sekali bisa belajar membuat sabun. Ilmu ini bisa jadi bekal kalau nanti sudah tidak lagi bekerja di pabrik. Harapannya bisa dijual dan jadi usaha mandiri,” ungkap salah satu peserta.

Mahasiswa KKN UIN Walisongo menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memotivasi warga untuk mandiri secara ekonomi.

“Kami ingin ibu-ibu di Sambengsari punya keterampilan tambahan. Apalagi sabun merupakan produk kebutuhan sehari-hari, jadi peluang pasarnya besar,” tutur salah satu anggota kelompok KKN.

Para peserta berencana untuk mempraktikkan kembali pembuatan sabun di rumah masing-masing dan mencoba memasarkannya secara sederhana.

Harapannya, kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya usaha mikro baru yang digerakkan oleh warga Sambengsari.

Exit mobile version