Brebes-Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali akibat lonjakan kasus covid-19 di Indonesia, semua sektor khususnya ekonomi mengalami kelumpuhan sementara. Pemerintah melalui Satgas Covid-19 telah turun tangan dalam mengkondisikan pandemi yang hampir merata kasusnya diseluruh tanah air.
Pemberlakuan sistem buka tutup jalan, operasi masker, pemberlakuan sanksi, denda, hingga patroli telah diupayakan untuk terus menekan lonjakan kasus ini. Kasus ini turut dirasakan oleh para pedagang yang diperparah dengan rencana perpanjangan PPKM. Pedagang keluhkan penurunan omzet mereka hingga 60% dari biasanya.
Hal ini dialami para pedagang Rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Desa Banjaratma sebagai salah satu lokasi peristirahatan sementara pengguna jalan tol dari arah Pejagan-Pemalang KM 260B. Rest area tersebut berisi stand dan outlet dari puluhan pedagang di bawah naungan UMKM. Dampak pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM darurat sangat berimbas pada penurunan jumlah pengunjung hingga penutupan sementara outlet pedagang.
Sementara itu, berdasarkan penuturan karyawan outlet milik Ibu Lina, pihaknya memilih tetap berjualan meski pandemi dan berharap PPKM tidak diperpanjang.
“Sejak tanggal 3 kemarin pengunjung menurun drastis. terkadang harga barang malah diturunkan agar tetap laku. Harapannya PPKM tidak diperpanjang karena sangat berpengaruh sekali terhadap penjualan”
Hal serupa diungkapkan karyawan outlet lainnya.
“Sepi sejak ada corona mbak, saya sudah berjualan sejak 1 tahun Rest area ini dibangun. Pengunjung menurun sekali, harga sewa tempat mahal, semoga PPKM tidak diperpanjang agar ada pemasukan” pungkasnya.
Beliau juga mengungkapkan tidak mendapat bantuan Banpres UMKM meskipun usahanya dikelola UMKM.
Menurut data yang diterima Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, sejak Jumat 5 Juni 2020 terhitung sudah 26 outlet pedagang yang mengajukan diri untuk mundur dan menutup usahanya akibat dampak pandemi covid-19. Data ini belum terhitung dengan kondisi PPKM darurat saat ini, yang mana puluhan outlet ditutup sementara dengan kain hitam karena sepinya pengunjung.
Kondisi lain juga ditunjukan dengan pengetatan pengawasan pengunjung agar tidak berkerumun dan aturan wajib memakai masker. Meski demikian Rest area ini tetap buka 24 jam untuk menyediakan Tempat Istirahatan dan Pelayanan (TIP) bagi pengguna jalan tol yang melintas di kawasan Brebes.

