Site icon Baladena.ID

Pandangan dan Rencana Pembelajaran Keahlian IPA di Planet Nufo

Pertama kali saya mendengar “Sekolah Alam Planet Nufo” yang terbesit dalam pikiran saya adalah unik dan menarik. Timbul juga perasaan ingin melihat langsung bagaimana aktivitas pembelajaran di sekolah alam ini. Tak luput pikiran saya turut membayangkan anak-anak tidak hanya belajar teori yang ada di buku seperti yang selama ini diterapkan di hampir semua lembaga pendidikan, tetapi anak-anak juga belajar dari apa yang mereka amati di alam. Ini adalah hal yang saya impikan dan ingin saya rasakan di masa sekolah dulu.

Syukur alhamdulillah, walaupun bukan sebagai anak-anak yang dibimbing belajar dan bermain di alam dengan teman-teman dan guru, sekarang saya berkesempatan menjadi bagian di dalamnya untuk membersamai dan belajar bersama mereka. Terhitung sudah sepekan lebih saya tinggal di Planet Nufo. Banyak hal menarik yang saya temukan, mulai dari bangunan Nufo yang artistik, lingkungan Nufo yang asri dan menarik, metode hafalan al-Quran, dan pembelajaran yang berbeda dan terbaik sebagaimana motto Nufo, yaitu Different and The Best.

Planet Nufo memiliki metode hafalan al-Qur’an yang mengarahkan anak-anak untuk mengetahui arti dan kedudukan dari setiap katanya, sehingga menjadi susunan kalimat dengan pemahaman yang utuh melalui i’robul quran. Metode ini mempermudah dalam menghafal serta memungkinkan untuk merenungkan ayat-ayat al-Qur’an. Metode ini juga sebagai jalan reintegrasi sains dan teknologi dengan Islam, karena di dalam al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat yang menjelaskan tentang sains maupun teknologi yang ada di zaman sekarang. Anak-anak dengan potensi berupa semangat yang tinggi dalam menghafal dan belajar al-Qur’an juga menjadi pendukung terwujudnya reintegrasi sains dan teknologi dengan Islam yang dicita-citakan.

Saya dengan latar belakang jurusan Biologi seharusnya dan semoga mampu turut membantu mewujudkan reintegrasi sains dan teknologi dengan Islam yang diharapkan. Ada beberapa langkah yang akan dan harus saya ambil untuk membantu mewujudkan hal itu, yaitu:

Pertama, saya harus belajar metode i’robul quran, karena saya memiliki tangung jawab untuk membersamai adik-adik yang belajar al-Qur’an dengan metode ini juga. Selain itu, saya harus belajar i’robul qur’an agar saya dapat menyelaraskan biologi yang telah saya pelajari dengan al-Qur’an, sehingga terwujud reintegrasi sains sebagaimana yang diharapkan, yaitu sains dan Islam tidak lagi menjadi hal yang saling bertentangan, sebagaimana pertentangan terkait proses penciptaan kehidupan antara ahli-ahli taksonomi dengan para ulama’ yang sampai saat ini masih ditemukan.

Kedua, saya harus memperdalam biologi agar saya dapat mengajarkan ilmu pengetahuan yang luas dan benar serta membantu adik-adik dalam belajar dengan benar pula.

Ketiga, saya harus menjalin hubungan yang baik dan membangun kedekatan emosional dengan adik-adik yang akan belajar bersama saya khususnya dan semua yang ada di Planet Nufo pada umunya. Inilah tiga langkah awal yang harus saya lakukan segera.

Model pembelajaran IPA yang saya rencanakan, yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu sains utamanya biologi/IPA dengan alam dan al-Qur’an. Gambaran pembelajaran yang saya rencanakan sedikit banyaknya menerapkan model pembelajaran discovery learning (pembelajaran penemuan,) yaitu:

  1. Stimulation (Pemberian Stimulus)

Pada tahap ini adik-adik akan mengamati atau mengobservasi fenomena yang ada di alam terutama di lingkungan sekitarnya, sehingga munculah pertanyaan-pertanyaan.

  1. Problem Statement (Penyataan Masalah)

Pada tahap ini pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari adik-adik akan dirumuskan menjadi suatu rumusan permasalahan yang akan dicari jawabannya.

  1. Data Collection (Pengumpulan Data)

Pada tahap ini adik-adik akan mengumpulkan data atau pengetahuan melalui proses penemuan baik dari observasi di alam, dari al-Qur’an, buku-buku, dan sumber belajar lainnya.

  1. Data Processing (Pemrosesan Data)

Data-data atau hasil-hasil temuan yang telah didapatkan akan diproses dengan cara diskusi bersama dengan teman-teman dan ustadz/ustadzahnya terkait hasil temuan selama belajar.

  1. Verification (Verifikasi)

Tahap ini berupa proses validasi apakah data yang mereka temukan benar sesuai dengan yang ada di dalam al-Qur’an dan di alam maupun dengan teori-teori yang ada. Kemudian adik-adik membuat kesimpulan dari apa yang telah mereka dapatkan.

  1. Generalization (Generalisasi)

Pada tahap ini adik-adik mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan ustadz/ustadzahnya. Kemudian Ustadz/Ustdazah memberikan penguatan atau tambahan pengetahuan untuk melengkapi hasil temuan atau hasil belajar mereka. Terima kasih

Oleh: Rikha Zulia, S.Pd.Guru Pengampu IPA Sekolah Alam Planet Nufo Mlagen Pamotan Rembang

Exit mobile version