Menyisir malam dengan kebutaan
Menyibak halimun kefakiran
Dari ujung barat Jawa
Menyongsong fajar di Pantai Utara
Mencoba ziarahi babad sejarah Islam nusantara
Bergegas mengemasi cinta
Bersiap melepas Lanang menemu takdirnya
Pasti ada harap, pasti tersisa sangsi
Tapi apalah artinya kehilangan sesaat
Dihadap candradimuka yang menjanjikan
Ilmu dan kedewasaan
Anak adalah permata jiwa
Tapi tanpa ditempa apalah artinya dia
Dengan ini dan anggukan kepalanya
Tak tersisa ruang untuk sebuah keraguan
Dari planet bumi yang gersang
Biarlah dia terbang ke awang-awang
Menjalani hidup dalam gemblengan
Di planet baru yang menawarkan kemandirian
Planet Nufo, planet perkaderan
Nurul Furqon, pelita keimanan
Hidup bersama bimbingan Qur’an
Mereguk kepribadian sang utusan Tuhan
Terlalu lama umat ditawan kejumudan
Terlalu sia-sia berdebat tentang perbedaan
Saatnya bergerak mengubah kenyataan
Menjadi talenta yang mampu memecah kebekuan
Berilmu mesti jadi keharusan
Berharta juga sebuah tuntutan
Berkuasa harus bisa diupayakan
Dengan ini kembali meraih kejayaan
Lasem, 8 Juni 2022
Oleh: Heri Mardi Purwanto (Cokro), Wali Casanja Jalu Sri Raksaka Swarnadwipa Kelas VII SMP Alam Nurul Furqon, Kepala SMK Sirojul Huda

