Baladena.id, Semarang – Selasa, 21-6-2022; Nampak dua bus mini memasuki halaman depan Pesantren-Sekolah Alam Nurul Furqon, Mlagen, Pamotan, Rembang. Tak lama kemudian turun anak-anak muda yang tak lain adalah mahasantri di Pesantren Riset al-Muhtada, Semarang. Mereka sedang menjalani program Road to Fahmil Qur’an yang diselenggarakan selama tiga hari, 21-23 Juni 2022.
“Para mahasantri dari Pesantren Riset al-Muhtada akan melakukan riset, sekaligus belajar I’rab al-Qur’an yang metodenya telah dikembangkan oleh pengasuh Pesantren Planet NUFO, Abah Nasih. Sebab, kami ingin, agar mahasantri di PRM yang semuanya adalah mahasiswa makin kuat dalam tradisi riset.” terang Ustadzah Zuliarikha yang juga alumnus Pesantren Riset yang diasuh oleh Ustadz Dani Muhtada, Ph.D. itu dan kini menjadi salah satu guru di Planet NUFO.
Upacara penyambutan kedatangan 14 mahasantriwan dan 24 mahasantriwati itu diselenggarakan dengan sangat meriah. Acara dipandu oleh empat pembawa acara yang masing-masing menggunakan bahasa yang berbeda: Indonesia, Arab, Inggris, dan juga Mandarin. “Di sini, selain kami mengajarkan bahasa Arab dan Inggris, juga bahasa Mandarin. Dan karena sudah ada satu santri dari Taiwan, maka itu makin memudahkan untuk memperkenalkan berbagai bahasa kepada para santri. Saya dan istri saya yang mengajar bahasa Mandarin, karena kami studi pascasarjana di Tiongkok. Saya di Shanghai, istri saya di Jilin.” Terang Ustadz Suudut Tashdiq yang juga dipercaya sebagai wakil pengasuh di Planet NUFO.
Selain itu, tampil pula dua grup band milik Planet NUFO. BENEFIT BAND membawakan lagu “Mengingatmu”, sedangkan BEN “SIN” BAND membawakan lagu “Tashrif” yang keduanya merupakan karya Pendiri dan Pengasuh Planet NUFO, Dr. Mohammad Nasih, M.Si. yang juga pengajar di Pascasarjana Ilmu Politik UI dan FISIP UMJ. Acara berlangsung meriah dan sekaligus menjadi ajang unjuk diri para santri Planet NUFO, baik santri kecil, santri remaja, maupun santri dewasa.

