Demak – Masa remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial yang pesat dimana hal tersebut dapat mempengaruhi mereka dalam aspek perasaan, pemikiran, pengambilan keputusan, dan interaksi mereka dengan lingkungan di sekitar mereka. Selama masa ini, terjadi penetapan pola perilaku; misalnya terkait dengan diet, aktivitas fisik, penggunaan zat, dan aktivitas seksual yang dapat mempengaruhi kesehatan diri mereka sendiri maupun orang lain di sekitar mereka, baik dalam hal positif maupun negatif.
Kegiatan posyandu remaja ini dimulai dengan perlengkapan administrasi diri. Dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar perut. Kemudian dilakukan pengecekan kesehatan yakni melakukan pengukuran hipertensi. Dalam posyandu remaja juga dilakukan konseling kesehatan. Pengukuran tinggi badan dan berat badan bertujuan mengecek keadaan stunting pada remaja. Pengukuran lingkar perut utamanya pada remaja perempuan bertujuan untuk melihat kesiapan hamil. Konsultasi konseling bertujuan mengetahui hal-hal yang dialami remaja khususnya di bidang kesehatan.
Kegiatan Posyandu Remaja bertujuan membekali remaja untuk memiliki keterampilan hidup sehat sekaligus sebagai aktualisasi diri dalam peningkatan kesehatan yang dimiliki oleh remaja. Bagi desa, penyelenggaraan posyandu remaja bertujuan agar desa mengetahui dengan pasti kondisi generasi penerus bangsa saat ini yang kemudian menjadi peninjau kelak adanya tingkatan balita stunting desa. Kegiatan ini dihadiri oleh remaja Desa Ngemplak yang berusia 10-19 tahun.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang posko 133 ikut andil dalam membantu kegiatan posyandu remaja di desa ngemplak, Jumat (28/07). Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan wadah kepada para remaja desa ngemplak untuk saling berbagi pengalaman dan bertukar informasi terkait gizi dan kesehatan.
Penulis : Izzatil Fadlilah

