Site icon Baladena.ID

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Nobar Final ASEAN U-23 dan Ngopi Bareng Warga di Desa Truko

Kendal, 29 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar (KKN MB) Posko 60 UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan bertajuk “Bersatu di Layar: Nobar Final ASEAN U-23 & Ngopi Bareng Warga” di Dusun Polaman Kidul, Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Selasa malam (29/7).

Acara dimulai pukul 20.00 WIB dan menjadi ajang kebersamaan antara mahasiswa KKN dan warga sekitar. Kegiatan ini merupakan inisiatif Divisi Komunikasi dan Informasi (Kominfo), dengan dukungan Divisi Ekonomi Kreatif (Ekraf), sebagai bagian dari program kerja untuk mempererat hubungan sosial sekaligus memupuk semangat kewirausahaan warga.

Laga final ASEAN U-23 Mandiri Cup Championship antara Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23 menjadi pusat perhatian malam itu. Meskipun Indonesia harus takluk dengan skor 0–1 melalui gol Nguyen Cong Phuong di menit ke-37, antusiasme warga tetap tinggi.

Di sela-sela nobar, panitia menyediakan lapak kecil yang menjual kopi, teh, dan camilan ringan seperti nugget dan sosis. Usaha ini dikelola bersama warga sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi kreatif lokal.

Davin, Koordinator Posko KKN 60, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dan warga Dusun Polaman, lokasi utama tempat tinggal mahasiswa selama KKN.

“Tujuan kami mengadakan nobar ini untuk mengakrabkan diri dengan warga sekitar. Harapannya, suasana guyub ini bisa terus terjalin sampai akhir masa KKN,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Dimas, Koordinator Divisi Kominfo, yang menyebut kegiatan ini memberi kesan positif dan memperkuat silaturahmi.

“Acaranya berkesan banget. Bisa jadi wadah menjaga tali silaturahmi dengan warga. Semoga ke depannya, KKN seperti ini bisa terus melibatkan masyarakat dengan cara yang menyenangkan,” katanya.

Kehangatan acara juga dirasakan oleh warga. Seorang bapak menyatakan rasa bangganya, meski Indonesia kalah tipis.

“Senang ada nobar, bisa nonton bareng tetangga dan anak-anak KKN dari UIN Walisongo. Walaupun hasilnya 1-0, tapi jiwa NKRI-nya tetap tinggi. Terus buat anak-anak KKN, tetap semangat ya,” tuturnya sambil tersenyum.

Kegiatan ini menjadi simbol harmonisasi antara mahasiswa dan masyarakat desa. Selain menyemarakkan malam final sepak bola, acara ini juga mendorong partisipasi aktif warga, memperkuat interaksi sosial, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap program-program yang dijalankan oleh mahasiswa.

Exit mobile version