Pengaruh New Media atau “Media Baru” demikian besar terhadap masyarakat secara individu maupun kelompok. Berbagai penelitian telah membuktikan betapa dahsyatnya pengaruh media baru dalam hidup bermasyarakat terutama berpengaruh pada generasi muda dalam hal ini terhadap mahasiswa. Pengaruhnya diantaranya terjadi perubahan pola dan bentuk komunikasi antara anak dengan orang tua, antara remaja dalam lingkungan pertemanannya, demikian juga antara mahasiswa terhadap dosen. Perubahan pola pikir yang cenderung mengumbar self disclosure di media baru terutama di sosial media, serta kecenderungan menjadi lebih konsumtif.
Mahasiswa di era masyarakat cyber ini gemar mengakses situs-situs informasi di internet, mengakses games online sampai menggunakan social media dan aplikasiaplikasi yang memudahkan pertemanan dalam gadget canggih. Kehidupan mahasiswa sekarang ini ibarat tidak lengkap dan tidak exist bila tidak menenteng gadget keren nan canggih. Ibarat kata bagai sayur tanpa garam apabila sehari saja tidak update status di sosial media. Kebutuhan mahasiswa akan media digital semakin hari semakin menjadi sebuah kebutuhan primer. Mahasiswa memiliki ketergatungan yang tinggi untuk selalu mencari informasi di internet.
Peneliti menyaksikan sendiri dalam kehidupan sehari-hari bersama mahasiswa di kampus bahwa ketergantungan ini sudah dalam kategori addict, kalau boleh dikatakan demikian. Dalam forum diskusi di kelas dalam situasi proses belajar mengajar pun untuk mencari jawaban lebih sering membuka search engine google daripada mencari jawaban di buku-buku referensi. Ketika dosen memberikan tugas berupa penyusunan makalah dengan tema tertentu maka mereka akan mencarinya di internet juga tanpa mengolah tanpa berpikir hanya tinggal click, copy paste maka jadilah tugas tersebut.
Internet sebagai media digital telah menawarkan berbagai macam kemudahan seiring perkembangan jaman. Manusia modern begitu sangat dimanjakan oleh media ini. Mahasiswa sebagai generasi muda yang terdidik secara teori harus memiliki individual competence yang lebih tinggi dibanding masyarakat yang notabene tidak sempat mengenyam pendidikan formal yang tinggi. Kedekatan mahasiswa dengan media digital telah membawa perubahan yang sangat berarti. Perubahan yang telah terjadi dan sedang berproses membawa mereka menjadi lebih mudah dalam mendapatkan akses terhadap informasi yang ada.
Namun sayangnya, kedekatan media digital dengan mahasiswa yang sangat erat tersebut selain membawa dampak baik juga membawa dampak buruk. Informasi yang disajikan dalam internet/media digital belum tentu benar adanya. Apabila sang penerima informasi tidak melakukan cross check maka dapat terjadi kesalahan persepsi yang dampaknya tentu saja tidak baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

