Lagu yang baik, seperti dikatakan banyak orang, adalah lagu yang selalu memiliki relevansi dengan kondisi saat ini, atau lebih tepatnya tak mudah digilas zaman. Jika indikatornya begitu, maka lagu “Darah Juang” masuk dalam kategori tersebut.
Di saat masa-masa gelap “pembungkaman” atas ketidakadilan yang dilakukan Orde Baru, lagu “Darah Juang” menjadi semacam suara bersama yang bergema di hati banyak orang. Ia ada bersama aksi mahasiswa dan aktivis secara besar-besaran maupun diskusi-diskusi kecil, sebagai pembakar semangat pergerakan terhadap penindasan.
Sama seperti demonstrasi-demonstrasi terdahulu, dalam demonstrasi penolakan omnibus law yang kemarin terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, lagu “Darah Juang” masih menjadi lagu pembakar semangat. Maka tidak terlalu berlebihan jika lagu “Darah Juang” dijadikan sebagai sebuah lagu wajib yang harus dihafalkan dan dinyanyikan oleh aktivis mahasiswa, baik saat melakukan demonstrasi maupun saat kegiatan-kegiatan kampus.
Berikut Lirik Lagu Darah Juang
Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samudranya kaya raya
Tanah kami subur tuan…
Di negeri permai ini
Berjuta Rakyat bersimbah ruah
Anak kurus tak sekolah
Pemuda desa tak kerja…
Mereka dirampas haknya tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami tuk membebaskan rakyat…
Mereka dirampas haknya tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami pada mu kami berbakti padamu kami mengabdi…
Di negeri permai ini
Berjuta Rakyat bersimbah ruah
Anak kurus tak sekolah
Pemuda desa tak kerja…
Mereka dirampas haknya tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami tuk membebaskan rakyat…
Mereka dirampas haknya Tergusur dan lapar bunda relakan darah juang kami pada mu kami berbakti padamu kami mengabdi…

