Tirtomarto (28/07/2023) – Dalam menghadapi tren penggunaan gadget yang semakin merajalela di kalangan anak-anak usia dasar, salah satu mahasiswi Tim II KKN Undip Tahun 2022/2023 yang berasal dari Fakultas Psikologi mengambil langkah proaktif untuk membangun generasi digital yang sehat melalui program psikoedukasi.
Pada Jumat, 28 Juli 2023, wali murid beserta siswa kelas 6 di ruang kelas SD Negeri 1 Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten mengikuti acara yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dampak paparan gadget pada anak-anak serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan tersebut.
Acara tersebut berhasil menarik perhatian para guru & wali murid siswa kelas 6 SD Negeri 1 Tirtomarto. Dalam acara yang digelar di sekolah tersebut, para orang tua aktif mendengarkan dan melakukan tanya jawab terkait penggunaan gadget dalam kehidupan anak sehari-harinya. Mereka juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang dampak paparan gadget pada aspek kesehatan fisik dan mental mereka dari pemaparan & leaflet yang diberikan.
“Saya merasa kegiatan seperti ini sangat penting. Anak-anak sering kali begitu asyik dengan gadget sehingga kadang-kadang saya khawatir akan dampaknya terhadap pertumbuhan mereka. Psikoedukasi semacam ini memberikan panduan yang sangat berguna bagi kami sebagai orang tua & sebagai bentuk pengingat bagi anak-anak agar tidak terlalu lama bermain gadget,” ungkap ibu dari Deandra.
Sebagai bentuk nyata komitmen untuk mengurangi paparan gadget, para siswa juga diberikan satu set pensil warna sebagai simbol “Gerakan Anti Gadget”. Ini bertujuan untuk mengajak mereka untuk lebih sering berinteraksi dengan aktivitas kreatif tanpa melibatkan teknologi.
Program psikoedukasi ini tidak hanya berfokus pada memberikan informasi tentang dampak negatif penggunaan gadget, tetapi juga mengajak para peserta untuk mengambil langkah nyata dalam mengurangi paparan gadget pada anak. Bukan hanya mendukung, para wali murid dan guru juga memberikan masukan berharga kepada tim KKN.
“Saya percaya bahwa anak-anak kedepannya dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan positif di sekolah maupun di rumah. Jika tim KKN memiliki waktu lebih dan tidak keberatan, mungkin dapat mengadakan kegiatan pembelajaran tambahan yang akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak-anak di SD ini,” ungkap Kepala Sekolah Pak Samin.
Melalui program ini, diharapkan bahwa langkah ini akan menjadi pondasi bagi perkembangan generasi untuk lebih sadar dalam menggunakan teknologi dan membangun generasi digital yang sehat.
Program Kerja Monodisiplin KKN TIM II Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan :
- Dr. Sunarno, S.Si., M.Si.
- Imam Setyawan, S.Psi., M.A.
- Ir. Hermin Werdiningsih, M.T.
Created by :Isnani Putri Maulida (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro)

