Klaten-Tim II KKN UNDIP telah melaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Politik Uang Jelang Pemilu Serentak Tahun 2024 kepada anggota karang taruna yang dihadiri oleh 13 orang (07/08/23).
Kondisi demokrasi di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan dimana proses pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah masih sering terjadi kecurangan dikarenakan banyaknya masyarakat yang memilih peserta pemilu dikarenakan mereka mendapatkan imbalan uang. Tujuan dari dilakukannya penyuluhan Bahaya Politik Uang di Desa Ngaren sendiri untuk memberikan pemahaman kepada Pemuda/i terkait apa itu politik uang, jenis-jenis, dampak, dan bagaimana cara untuk menghindari, serta mencengah politik uang dalam proses penyelenggaraan pemilu tahun 2024 maupun pada pemilu mendatang.
Pentingnya dilakukan edukasi kepada pemuda/i bahwa dampak yang ditimbulkan dari politik uang ini sendiri sangat besar sekali dan akan sangat berbahaya karena di Indonesia secara keseluruhan politik uang seakan-akan menjadi sebuah budaya oleh masyarakat, hal tersebut dibuktikan dengan adanya hasil survei dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), bahwa sebanyak 40% masyarakat menerima uang dari peserta pemilu 2019 dan langsung memilih tanpa pertimbangan. Sementara itu, 37% masyarakat yang menerima uang dari peserta pemilu masih tetap mempertimbangkan pilihannya.
“Dampak dari adanya politik uang ini sangat berbahaya dikarenakan dapat memperpanjang kecacatan demokrasi di negara kita dan juga mewajarkan ongkos politik yang sangat mahal, pada akhirnya seseorang yang ingin mencalonkan diri sebagai eksekutif maupun legislatif dia harus menyiapkan anggaran yang besar agar bisa menang dalam pemilihan,” ucap Musa selaku pemateri pada sesi ini.
Imbas dari politik uang ini sangatlah besar karena akan menghasilkan pemimpin yang tidak jujur dalam memangku jabatan serta berpotensi menimbulkan pemimpin yang korup. Banyak pejabat yang melakukan korupsi dikarenakan ongkos politik yang mereka keluarkan itu sangatlah besar.
Edukasi ini diberikan kepada anggota karang taruna desa ngaren melalui penyuluhan serta membagikan brosur kampanye Bahaya politik uang.
Penyuluhan bahaya politik uang dilakukan kepada anggota karang taruna dengan tujuan agar mereka mendapatkan wawasan mengenai dampak apa saja yang akan ditimbulkan dari politik uang yang terjadi, dan juga memberikan edukasi kepada mereka yang akan melakukan pemilihan pertama kali pada tahun 2024 mendatang.
“Kesejahteraan kita ditentukan oleh pemimpin yang baik dan jujur, pemimpin yang baik dan jujur itu ditentukan oleh kita sendiri,” ujar Rosyid selaku Ketua Karang Taruna Desa Ngaren.
Dosen Pembimbing Lapangan:
- Dr.rer.nat. Ir. Thomas Triadi Putranto., ST., M.Eng., IPU.
- Dinalestari Purbawati., SE., M.Si., Akt.
- Fajrin Pramana Putra, S.P., M.Sc.
Penulis: Musa Howay (Ilmu Pemerintahan /2019)

