Site icon Baladena.ID

Kisah Perjuangan Roti Gelek Gellora: Warisan Keluarga yang Terus Menggelora

roti gelek bawen

Bawen, 4 Agustus 2025 – Di sudut Desa Buyutan, Kelurahan Bawen, aroma roti tradisional yang khas masih setia menemani keseharian warga. Roti Gelek Gellora, begitulah masyarakat menyebutnya, bukan sekadar jajanan pasar, tetapi juga simbol ketekunan dan semangat pantang menyerah dari seorang pengusaha lokal, Ibu Budiyati.

Usaha ini sebenarnya telah ada sejak lama, diwariskan secara turun-temurun dari keluarga sang suami.

Awalnya, sang suamilah yang mengelola usaha tersebut. Namun, ketika beliau jatuh sakit dan tidak mampu lagi melanjutkan, tanggung jawab besar itu berpindah ke tangan Bu Budiyati.

Dengan tekad kuat, ia memilih untuk meneruskan roda usaha keluarga agar tetap berputar.

“Roti gelek ini sudah ada sejak lama sekali. Awalnya dikelola oleh suami saya, tetapi sejak beliau sakit stroke, saya yang harus melanjutkan,” tutur Bu Budiyati.

Meski sederhana, usaha ini memiliki pasar yang cukup luas.

“Roti gelek dipasarkan ke berbagai pasar tradisional, dan sebagian besar distribusinya dilakukan oleh para sales yang rutin mengambil produk. Strategi pemasaran ini membuat roti gelek tetap dikenal dan diminati, meski bersaing dengan berbagai produk modern,” tambah Bu Budiyati.

Wawancara bersama Bu Budiyati ini dilakukan oleh beberapa mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 60 Kelurahan Bawen, melalui program Divisi Ekonomi dan Pembangunan.

Selain menggali cerita perjalanan usaha, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan ruang promosi dan menyalurkan dukungan moral bagi pelaku UMKM.

Lebih dari sekadar mencari informasi, mahasiswa KKN berupaya mendokumentasikan kisah inspiratif agar bisa menjadi motivasi bagi masyarakat luas.

Bahwa sebuah usaha tidak hanya tentang keuntungan semata, melainkan juga tentang keberanian untuk bertahan, bahkan ketika hidup menghadirkan ujian yang berat.

Roti Gelek Gellora kini berdiri sebagai saksi dari dedikasi seorang istri yang tidak menyerah pada keadaan.

Semangat Bu Budiyati dalam menjaga warisan keluarga ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi para pelaku usaha kecil lainnya di Bawen untuk terus berjuang, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi sekitar.

Tidak heran, roti gelek Bawen kini dikenal bukan hanya sebagai kuliner tradisional, tetapi juga sebagai inspirasi perjuangan hidup.

Exit mobile version